Beranda Bogor Raya Cegah Banjir, Bersihkan Sampah Sungai

Cegah Banjir, Bersihkan Sampah Sungai

Galuh/Radar Bogor
ANTISIPASI: Warga gotong royong membersihkan sampah dari sungai, kemarin.

CITEUREUP- RADAR BOGOR, Memasuki musim penghujan membuat pemerintah dan masyarakat harus selalu siaga dan mela­kukan antisipasi bencana. Baik dari bencana banjir, longsor hing­ga penyebaran penyakit.

Seperti yang dilakukan peme­rintah Desa Citeureup, Keca­matan Citeureup. Bersama de­ngan Bhabinkam­tibmas Pol­sek Citeureup, Babinsa Koramil Cite­ureup, Badan Pengawas Desa (BPD), Karang Taruna Desa hingga ketua RT/RW melakukan pembersihan sampah di aliran Sungai Cibeber yang masuk ke dalam lingkungan RW 01 hingga RW 05.

Kepala Desa Citeureup Gugun Wiguna mengungkapkan, pemerintah desa dan masyarakat harus melakukan sejumlah an­tisipasi. Karena Desa Citeu­reup memiliki aliran Sungai Cibeber, maka dilakukanlah pembersihan sampah di aliran kali agar tak menyebabkan banjir.

universitas pakuan unpak

“Mungkin karena habis hujan, jadi banyak sampah hanyut dan banyak yang menyangkut di sekitaran Sungai Cibeber,” ujarnya kepada Radar Bogor, kemarin (12/2).

Sebagai wilayah hilir, sambungnya, sampah yang menyangkut di aliran sungai memang seperti sesuatu yang lumrah. Namun, bukan berarti warga sekitar malah seenaknya ikut membuang sampah ke sungai karena melihat banyak tum­pukan sampah meski wila­yahnya tak pernah kebanjiran.

“Meski sudah dibersihkan, tetap saja masih ada yang membuang sampah ke kali, padahal sudah dipasang spanduk juga, tapi kesadaran masyarakatnya masih kurang,” kesalnya.

Dirinya mengaku pernah mendapati masyarakat yang ketahuan membuang sampah ke kali. Dirinya pun langsung menegurnya secara lisan. Tak hanya itu, pemerintah desa juga mencoba membina dengan adanya bank sampah. Sehingga bisa menjadi dorongan agar ma­syarakat mengubah kebia­saan lama.

Jika hal itu tidak menjadi efek jera, maka mau tak mau akan diberikan tindakan yang lebih tegas lagi. “Kalau ketahuan secara langsung sampahnya diambil lagi, tapi kalau membuangnya malam hari sulit kami memantaunya karena aliran sungai memang jauh dari permukiman warga dan angker,” tuturnya.

Dirinya berharap, dengan dilakukannya bersih-bersih kali tersebut, warga lebih mengerti bahwa pemerintah desa serius memperhatikan kebersihan sungai.(rp2/c)

Sehingga masyarakat dapat tertular dan bisa sama-sama menjaga lingkungannya agar tetap bersih, nyaman dan sehat. “Terpenting tidak ada lagi yang buang sampah ke sungai agar alirannya tetap lancar dan tidak menimbulkan banjir dimusim penghujan,” pungkasnya.(rp2/c)