Beranda Metropolis Sekolah Ibu Tekan Angka Perceraian

Sekolah Ibu Tekan Angka Perceraian

PROGRAM: Ketua PKK Kota Bogor Yane Ardian usai mewisuda para ibu dalam program Sekolah Ibu yang digagasnya.

BOGOR–RADAR BOGOR, Tingginya angka perceraian di Kota Bogor membuat Ketua Pembina Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kota Bogor Yane Ardian Bima Arya prihatin. Dia pun berinisiatif mencari formula agar fenomena perceraian bisa ditekan. Salah satunya dengan menggagas program Sekolah Ibu.

“Yang mengajukan gugatan cerai 70–80 persennya adalah perempuan atau sang istri. Belum lagi tingkat kekerasan seperti tawuran, narkoba, trafficking yang membuat saya prihatin dan berpikir apa yang bisa dilakukan bersama sehingga mampu menekan angka-angka seperti itu,” kata Yane.

Berangkat dari persoalan tersebut, lahirlah program inspiratif yang dinamakan Sekolah Ibu. Program besutan istri Wali Kota Bogor Bima Arya ini menjadi upaya pemba­ngunan ketahanan dan kesejahteraan keluarga di Kota Bogor.

universitas pakuan unpak

“Bagaimana seorang ibu yang sebenarnya memiliki potensi luar biasa, tanggung jawab yang besar dalam keluarga, kita tambah wawasannya sehingga dia menjadi sosok yang tangguh,” ujarnya.

Yane pun mendorong kaum ibu untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan­nya dalam melaksanakan peran dalam rumah tangga tidak hanya sebagai sorang istri, melainkan manajemen gizi, manajer keuangan, psikolog, dokter dan guru bagi anak-anaknya.

Beberapa waktu lalu sudah dilakukan percobaan terhadap realisasi Sekolah Ibu di lingkungan masyarakat. Uji coba di Kelurahan Katulampa itu diikuti 30 ibu-ibu yang ikut andil dalam program ketahanan keluarga tersebut.

Yane pun sudah mewisuda 30 kaum ibu. Melihat manfaat dari program ini, ia berencana membuat duplikasi Sekolah Ibu untuk diterapkan di 68 keluarahan yang ada di Kota Bogor.

“Sebanyak 30 ibu-ibu menangis haru dan berterima kasih. Jadi, saya berpikir ini harus diduplikasi ke 68 kelurahan,” imbuhnya. Artinya, menurut ibu dua anak itu, ada 30 ibu terselamatkan dari perceraian, apalagi jika ini dimasifkan dan dibuat serentak.(rah/*)