Beranda Metropolis Sembilan Puskesmas Layani Calon Jamaah Haji

Sembilan Puskesmas Layani Calon Jamaah Haji

BERDOA: Sejumlah calon jamaah haji berdoa sebelum berangkat ke tanah suci (dok.Radar Bogor)

BOGOR–Pelaksanaan ibadah haji memang masih beberapa bulan lagi. Tetapi, sejak awal Februari ini pemeriksaan para calon jamaah haji (calhaj) sudah resmi dibuka. Kementerian Agama (Kemenag) Kota Bogor menggaet Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor untuk memeriksa para calhaj di sembilan puskesmas yang ada di wilayah Kota Bogor.

Kepala Seksi Haji dan Umrah Kemenag Kota Bogor, Ade Sarmili menjelaskan pemeriksaan kesehatan untuk calhaj yang berangkat di tahun ini sudah dibuka sejak 1 Februari lalu. “Untuk itu, bagi calon jamaah haji yang berangkat tahun ini segera memeriksakan kesehatannya,” jelasnya kepada Radar Bogor, kemarin (4/2).

Ada sembilan puskesmas yang tersebar di enam kecamatan Kota Bogor tempat memeriksa kesehatan. Antara lain, Puskesmas Tanahsareal di Kecamatan Tanahsareal, Puskesmas Tegalgundil di Kecamatan Bogor Utara, Puskesmas Bogor Selatan di Kecamatan Bogor Selatan, Puskesmas Semplak di Kecamatan Bogor Barat, Puskesmas Bogor Timur di Kecamatan Bogor Timur, Puskesmas Bogor Tengah di Kecamatan Bogor Tengah, Puskesmas Sindangbarang di Kecamatan Bogor Barat, Puskesmas Mekarwangi di Kecamatan Tanahsareal, serta Puskesmas Bogor Utara di Kecamatan Bogor Utara.

universitas pakuan unpak

Ade mengatakan bahwa pada 2018 ini kuota haji Kota Bogor masih sama dengan kuota tahun sebelumnya, yakni 984 jamaah. Mereka yang akan berangkat ke tanah suci tahun ini yaitu yang sudah mendaftarkan dirinya hingga 20 April 2012. “Kemudian ada jamaah gabungan. Kemarin juga kita memberangkatkan sekitar 1.060 jamaah dari kuota 984,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinkes Kota Bogor, Rubaeah menjelaskan bahwa ada beberapa unsur kesehatan yang perlu diperiksa pada diri jamaah. Mulai dari pemeriksaan fisik, pemeriksaan jiwa, pemeriksaan laboratorium, dan lain-lain.

“Bagi jamaah haji yang tunda berangkat pada tahun lalu dan berangkat di 2018 ini wajib melakukan pemeriksaan ulang kesehatan,” ucapnya.(fik/c)