Beranda Bogor Raya Operasi Pasar Serap 6 Ton Beras

Operasi Pasar Serap 6 Ton Beras

wilda/radar bogor
LARIS: Warga antusias menebus beras jenis premium yang dijual dalam operasi pasar oleh Dinas Ketahanan Pangan (DKP) bersama Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), kemarin.

CIBINONG–Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Bogor bekerja sama dengan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) binaan DKP, menyelenggarakan operasi pasar di Kelurahan Pabuaran Mekar, Kecamatan Cibinong, kemarin (2/1). Sedikitnya, 6 ton beras jenis premium yang dijual Rp9.500 per kilogram ludes terjual.

Kepala DKP Kabupaten Bogor Trisno menjelaskan, ada empat kelompok tani binaan DKP yang ikut, dua di antaranya dari Tanjung Sari, sisanya lainnya dari Cariu dan dari Cileungsi. ”Antusiasme masyarakat bagus responsnya.

Karena sebelumnya saya sodorin dulu ke pak lurah, beras jenis apa yang akan dijual. Besoknya pak lurah masak, dan enak, pulen. Makanya pagi-pagi pak lurah promosi. Sudah disediakan kupon untuk satu kepala keluarga (KK), dijatah 5 kilogram saja, jadi memang sasarannya langsung ke pengguna,” bebernya.

universitas pakuan unpak

Trisno memprediksi, tingginya harga beras masih akan berlangsung hingga Maret dan diharapkan di penghujung Maret mulai turun. Mengingat, pertengahan Maret sudah mulai musim panen.

”Tapi itu pun tergantung pemerintah, kalau memang pemerintah sekarang digelontorkan impornya ke pelosok-pelosok, mungkin bisa turun dalam bulan bulan ini, tergantung kebijakan pemerintah,” jelasnya.

Dengan adanya operasi pasar ini, sambung Trisno, tidak akan memengaruhi harga pasar, sebab demand dan suplainya tetap. Antara stok yang menipis, di sisi lain kebutuhan makan tetap. Hanya, kemungkinan ada stagnasi toko yang biasanya menjual di lingkungan Kelurahan Pabuaran sehari satu ton, kini hanya setengah ton.

”Oh, yang setengah ton sudah beli dari lurah. Mungkin, hanya berdampak begitu saja. Untuk operasi pasar selanjutnya, nanti saya tanya kelompok tani, masih adakah stoknya,” ungkapnya.

Terpisah, Kabid Perdagangan pada Disperindag Kabupaten Bogor Jona Sijabat menuturkan, operasi pasar beras yang dilakukan merupakan tindak lanjut hasil rapat Tim Pengendali Inflasi Daerah pada Kamis (1/2).

”Beras yang dipasarkan adalah beras yang berasal dari Gapoktan. Komoditi selain beras Rp9.500 per kilogram, juga daging beku Rp80.000 per kilogram, minyak goreng Rp12.500 per kilogram dan tepung terigu Rp7.600 per kilogram,” tandasnya.(wil/c)