Beranda Bogor Raya Harga Tinggi, Pedagang Nombok

Harga Tinggi, Pedagang Nombok

Foto: galuh/radar bogor
NAIK TINGGI: Pedagang ayam gelisah karena harga ayam melejit sehingga merugikan mereka. Selain penjualan berkurang, mereka terancam rugi jika dagangan tidak bisa habis dalam sekali penjualan.

CITEREUP –Tingginya harga ayam di beberapa pasar, rupa­nya, bukan hanya dikeluhkan pembeli. Para pedagang pun demikian. Salah satunya di Pasar Citeureup 2.

Salah seorang pedagang, Dede (32) mengata­kan, harga ayam saat ini berta­han di angka Rp38 ribu per kilo­gramnya. Harga itu merupakan yang terparah dibandingkan tahun-tahun ke belakang. Sebab, ketika pedagang mengambil risiko untuk menurunkan harga menjadi Rp35 ribu, maka kerugian cukup besar. “Saya ambil dari pemilik harganya sudah Rp25 ribu, dulu paling mahal di angka Rp23.500,” ujarnya kepada Radar Bogor, (19/1).

Saat ini, sambungnya, Dede pun harus menurunkan stok penjualan. Biasanya sehari dapat menghabiskan dua kuintal, kini hanya satu kuintal. “Kalau stok banyak khawatir gak habis karena pembeli banyak yang berpikir lagi ketika tahu harganya segitu,” ungkapnya.

universitas pakuan unpak

Hal senada diungkapkan Ujang Kusmulyadi (52). Saat ini pedagang merasa sakit batin karena memikirkan setoran yang setiap harinya harus menombok. “Biasanya kalau naik itu menjelang Lebaran saja, itu pun harganya Rp23 ribu, sedangkan ini naik dari sebelum tahun baru sampai sekarang belum berangsur normal,” kesalnya.

Ia berharap, kenaikan harga bisa segera berakhir. Sebab, bukan hanya pembeli, pedagang pun mengeluhkannya. “Daging habis terjual saja kita masih rugi, apalagi tidak habis,” keluhnya.

Sementara itu, Kepala Pasar Citeureup 2 Andryonoto membenarkan perihal naiknya harga ayam. Menurutnya, kenaikan harga tersebut bisa terjadi akibat kenaikan harga pakan ayam itu sendiri. Sebab, bukan hanya di Kabupaten Bogor, di wilayah lainnya pun mengalami hal yang sama.

“Kalau kenaikan harga ayam memang nasional, bahkan di Jakarta ada yang sampai mogok dagang. Kalau secara logika, ketika pakan ayam naik maka harga ayam pun akan ikut naik, karena kan saat ini tidak ada heboh penyakit ayam,” pungkasnya.(rp2/c)