Beranda Bogor Raya Pertegas Pemukiman Sekitar TOD

Pertegas Pemukiman Sekitar TOD

Ilustrasi area Hunian berkonsep TOD atau transit oriented development (commerce.com)

CIBUBUR–Sebentar lagi Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) II Cimanggis-Cibitung (Cimaci) akan beroperasi. Se­hingga, ada kemungkinan sebagian kawasan Gunung­putri menjadi salah satu wilayah istimewa dan cocok untuk berinvestasi bagi para pemburu properti.

Wilayah tersebut juga terin­tegrasi dengan jaringan transit oriented development (TOD). Konsep dasar TOD ialah me­ngintegrasikan transportasi di daerah sekitar tol dan seba­gai pengurai kemacetan.

Pengamat perkotaan Ernan Rustiadi mengatakan, TOD merupakan keterpaduan berbagai moda transportasi agar masyarakat dalam mela­kukan perjalanan lebih diper­mudah untuk berpindah-pin­dah. Adapun keuntungannya bagi wilayah sekitar yang terintegrasi dengan TOD, ialah fungsi ekonomi yang lebih optimal.

”Berbagai fasilitas lain dimulai dari kegiatan komer­sial hingga hunian juga men­jadi keunggulan. Nah, jadi tempat itu sedemikian rupa menjadi tempat yang mem­berikan kemudahan terhadap akses serta kegiatan ekonomi,” tuturnya.

Saat ini, lanjut Ernan, kawasan Cibubur perkembangan pemu­ki­mannya sudah terlalu pesat. Akan tetapi, belum diikuti infrastruktur transportasi yang memadai berikut dengan pilihan-pilihan moda per­jalanannya. Menurutnya, hal ini pun menjadi penyebab akan penyempitan jalan pada suatu kawasan. ”Salah satu cara untuk memecahkan pe­nyem­pitan jalan tersebut yakni me­ng­­gunakan TOD,” jelasnya.

Selain itu, ia menjelaskan, beberapa wilayah sekitar TOD juga turut berkembang, seperti kawasan industri pada wilayah Gunungputri. Akan tetapi, lanjut dia, keberadaan TOD dimungkinkan bisa melum­puhkan sektor pemukiman pada area tersebut. ”Tetapi kalau pemukimannya itu lebih sebagai pemukiman orang-orang yang bekerja di situ, menurut saya, itu bagus karena lebih dekat dengan tempat kerja,” tegasnya.

Menurutnya, keberadaan industri maupun properti yang akan berinvestasi pada wilayah Cibubur harus lebih memprioritaskan masyarakat setempat dengan memberikan insentif maupun promosi.

”Salah satu penyebab ke­macetan itu karena jauhnya tempat tinggal dan kerja. Tapi ketika pekerja lebih dekat, maka pergerakan lebih pendek dan kemungkinan kemacetan lebih sedikit, itu prinsip dasar TOD. Selain itu, masyarakat juga lebih menggunakan kendaraan umum daripada pribadi untuk bekerja,” tan­dasnya.(cr2/c)