Beranda Bogor Raya Desa Pasirmukti Kecamatan Citeureup Kembangkan Kampung Kaleng, Langganan Studi Banding

Desa Pasirmukti Kecamatan Citeureup Kembangkan Kampung Kaleng, Langganan Studi Banding

Bupati Bogor Nurhayanti berkunjung ke kampung Kaleng

Terletak empat kilometer dari kantor Kecamatan Citeureup, pemerintahan Desa Pasirmukti terus berupaya agar menjadi daerah yang mandiri. Berbagai usaha kecil menengah terus dikembangkan.

Salah satu yang terus berkembang yakni kerajinan alat-alat rumah tangga yang terbuat dari kaleng di kawasan RW 01 Kampung Dukuh. Kepala Desa Pasirmukti, Kamaludin mengatakan, julukan Kampung Kaleng awalnya karena banyak masyarakat yang menggantungkan hidupnya sebagai perajin.

“Produk yang dihasilkan seperti oven kue, loyang, genteng, alat-alat kesehatan, aksesori kendaraan, blower, ventilator turbin angin, dandang untuk bakso atau bubur, peralatan dapur dan rumah tangga,” ujarnya kepada Radar Bogor, kemarin (18/1).

Untuk mempertahankan eksistensinya, Kamaludin telah merancang program sejak 2016, tetapi belum terealisasi hingga kini. Bukan tanpa alasan, hal itu lantaran ada beberapa prosedur yang perlu dilalui agar tak menjadi temuan tim pemeriksa.

Lebih lanjut ia mengatakan, lahan yang dibutuhkan sekitar 4.000 meter persegi dan rencana pembangunannya telah siap. “Saya punya program tematik, dan berencana membangun gedung khusus pengolahan dan pembinaan pembuatan berbahan baku kaleng. Sehingga lebih repre­sentatif dalam menampung pesanan yang datang, serta bisa mewadahi kegiatan para UMKM,” katanya.

Program tersebut, kata dia, bertujuan agar masyarakat dapat lebih percaya diri dan semangat dalam mengembangkan inovasi. Sehingga, segmentasinya pun akan lebih besar. Menurut dia, jika masyarakat tak terwadahi dan merasa tak diperhatikan pemerintah, dikhawatirkan generasi yang akan datang tak mau lagi meneruskan tradisi yang sesungguhnya memiliki potensi yang sangat besar itu.

“Saat ini konsumennya sudah banyak, dari Sumatera dan Kalimantan, bahkan pengusaha dari Malaysia sudah pernah datang berkunjung untuk studi banding,” terangnya.

Di sisa masa jabatannya yang akan habis lima bulan ke depan, Kamaludin berharap program yang telah direncanakan tersebut dapat terealisasi. Sebab, program tersebut bukanlah keinginannya pribadi.

Namun, untuk mendukung daya saing masyarakat Desa Pasirmukti dalam mempertahankan eksistensi pengolahan kaleng yang sudah melekat.(rp2/c)