Beranda Bogor Raya Pasokan Lamban, SPBU Tutup

Pasokan Lamban, SPBU Tutup

Foto: azis/radar bogor
SEPI: SPBU yang terpaksa tutup karena tidak memiliki stok BBM disebabkan terlambatnya pasokan.

CITEUREUP–Keterlambatan pengiriman bahan bakar menyebabkan SPBU 3418806 SPBU 34-16818, tepatnya di Desa Citeureup, tutup. Akibatnya, para petugas SPBU menganggur.

Terdapat empat petugas SPBU yang duduk di pelataran kantor dan sebagian lagi berteduh di depan toilet. Kondisi perkantoran yang biasa ramai pun tampak kosong dengan parkiran motor yang tersusun rapi.

“Sedang kosong, Mas. Petugas saja yang ada dan hanya nganggur,” kata Heru, salah satu operator pom bensin.

penerimaan mahasiswa baru universitas nusa bangsa bogor

Ia menerangkan, tutupnya SPBU diduga karena keter­lambatan pengiriman BBM. Menurutnya, keterlambatan pengiriman sering terjadi. Namun, tutupnya SPBU baru terjadi empat hari ini hingga mengibatkan para petugas tak beraktivitas seperti biasanya. “Gak tahu pastinya, kenapa bisa tutup. Kami nunggu saja, semoga (BBM) cepat dikirim,” ucapnya.

Ia berharap pasokan BBM dapat dikirim secepatnya lantaran berkaitan dengan lapangan pekerjaannya dan beberapa kawannya.

Terkait tidak aktifnya pom bensin itu, Pengawas SPBU 34-16818, Tedi Mulya belum memberikan pendapat resmi. Namun, ia sempat me­ngu­tarakan, telah men­jamurnya Pertamini ilegal di area Citeureup. Meski tak meng­ganggu secara langsung, proses usaha yang dilakukan cenderung tidak sehat.

“Legalitasnya belum bisa dipastikan sah atau tidak. Tapi dari penentuan harga, tak menyesuaikan keputusan Pertamina,” ujarnya.Selain itu, pihaknya juga menonaktifkan satu mesin takaran pom bensin karena rusak dan dikhawatirkan merugikan konsumen.

“Saat dicoba di gelas ukur bisa sesuai, dan saat kalibrasi dua kali bejana, ternyata ada persoalan. Karena itu tidak kami aktifkan,” ucapnya.(azi/c)