Beranda Bogor Raya Barat Utara Razia Lokasi Wisata ’Merah’

Razia Lokasi Wisata ’Merah’

KEMANG–SAAT perayaan pergantian tahun 2018 nanti, Kecamatan Kemang diprediksi bakal kedatangan tamu. Musababnya, terdapat beberapa lokasi yang jadi ’surga’ bagi pencinta dunia malam.

Data yang dihimpun Radar Bogor, sedikitnya ada tiga tempat yang menjadi jujukan destinasi wisata ‘merah’ pada akhir tahun. Pertama, Gang Sandiwara di Kampung Kemang, RT 04/09, Desa Kemang.

Di sana terdapat rumah berukuran sedang di ujung gang, dengan pintu besi setinggi satu meter setengah yang dijaga sesosok lelaki bertubuh tegap. Warga sekitar biasa menyebutnya Kontrakan Asmara.

universitas nusa bangsa unb

Di balik pintu, berjajar kamar-kamar yang sengaja disewakan lengkap dengan pekerja seks komersial (PSK).

Tempat kedua, yakni Warung Kopi Pangku. Lokasinya berada di warung-warung kopi sekitar Gang Sandiwara. Terkenal karena tamu bisa menikmati secangkir kopi seduh, sambil memangku wanita cantik.

Namun, jangan kaget bila akan membayar di kasir. Secangkir kopi yang umumnya dijual seharga Rp3.000–5.000, bisa dibanderol hingga mencapai Rp50 ribu.

Tak jarang, para tamu Warung Kopi Pangku terkaget dengan harga secangkir kopi yang harus dibayar. “Pertama saya ke sini. Kaget lihat harganya. Kopi dan rokok saja sampai habis Rp150 ribu. Kalau gak bayar, ada premannya,” tutur salah satu pengunjung, Ridwan (28) nama samaran.

Berikutnya, salah satu hotel di bilangan Jalan Raya Kemang-Parung. Tersedia beragam fasilitas dan hiburan seperti karaoke, pemandu lagu, pub, biliar hingga kamar.

Menanggapi hal itu, Kanit Satpol PP Kecamatan Kemang Hasan Soleh mengatakan, pihaknya akan melakukan razia besar-besaran. Ada beberapa titik tempat hiburan malam (THM) yang menjadi bidikan.

“Akan dilakukan inspeksi mendadak (sidak) ke tempat-tempat yang menjadi kawasan maksiat itu. Untuk waktunya dirahasiakan agar tidak bocor,” ujarnya.

Sementara itu, Polsek Ranca­bungur pun akan melakukan razi­a di wilayah hukumnya. Difokuskan pada peredaran minuman keras, titik rawan begal, dan petasan.

“Dilakukan sebelum pergantian tahun baru. Juga pengamanan titk-titik rawan tindak kriminal,” ujar Kapolsek Rancabungur Iptu Gatot Sarwoko.(all/c)