Beranda Metropolis Polsek Bogor Tengah bakal Dipindah ke Sempur

Polsek Bogor Tengah bakal Dipindah ke Sempur

DISKUSI: Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya bersama Wakil Ketua DPRD Kota Bogor Heri Cahyono di sela-sela pembahasan pemindahan Polsek Bogor Tengah.

BOGOR – Kemacetan parah di perlintasan pintu kereta api Jalan RE Martadinata tak hanya membuat stres pengguna jalan. Tapi juga mengganggu pelayanan di Polsek Bogor Tengah. Kantor yang berdekatan dengan pintu kereta api, membuat akses keluar masuk kerap terganggu karena terhalang antrean kendaraan.

Maka dari itu, bersama dengan Pemkot Bogor, Polresta Bogor Kota berencana memindahkan Mapolsek Bogor Tengah yang semula berada di Jalan RE Martadinata ke sekitaran Taman Sempur. “Rencana ini baru memasuki tahapan pembahasan bersama dengan sekretaris daerah (sekda) Kota Bogor,” ujar Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya.

Menurut dia, wacana pemindahan Polsek Bogor Tengah sudah ada sejak kepemimpinan kapolresta terdahulu. Maka, saat ini perencanaan tersebut dirasa perlu untuk diteruskan. “Saya melihat kantor Polsek Bogor Tengah yang ada saat ini sangat kurang efisien dalam melayani warga,” jelasnya.

Kapolsek Bogor Tengah, Kompol Syaifudin Gayo menambahkan, rencana pemindahan Polsek Bogor Tengah masih berproses. Dia berharap rencana ini bisa berjalan agar pelayanan publik bisa maksimal. “Yang jelas, polsek yang sekarang untuk keluar masuknya itu susah sekali. Sebab, terhambat sama antrean di rel kereta api. Belum lagi suara bising yang sangat mengganggu pelayanan masyarakat,” imbuh Gayo.

Ide pemindahan polsek ke kawasan Sempur, kata dia, baru memasuki tahap pembahasan. Sebab, rencana ini harus memiliki persetujuan dari sejumlah pihak terkait. Dia berharap, dengan dipindahkannya polsek ke kawasan Sempur atau berseberangan dengan Istana Presiden, maka pelayanan kepada masyarakat dan presiden (VVIP) bisa berjalan baik.

“Polsek Bogor Tengah termasuk yang melakukan pelayanan ring satu. Bayangkan saja ketika ada kegiatan, kalau mau masuk atau keluar kantor butuh waktu kurang lebih 30 menit. Sedangkan pelayanan kepolisian terhadap masyarakat sekarang harus cepat,” pungkasnya.(cr2/c)