Beranda Bogor Raya Gangguan Kabel, Telepon Sering Error

Gangguan Kabel, Telepon Sering Error

Foto: azis/radar bogor
PERBAIKAN: Petugas Telkom memperbaiki jaringan kabel telepon.

GUNUNGPUTRI–Meskipun telepon genggam kini men­­­­jadi alat komunikasi paling popu­ler, tak sedikit warga yang masih menggunakan telepon ru­mah sebagai alat komunikasi. Hanya, tak jarang para peng­guna mengeluhkan pelayan telepon rumah.

Seperti Tety (33), warga Perum Griya Bukit Jaya ini mengaku sering kali menemukan gangguan pada teleponnya. Kondisi itu sangat merugikan baginya. “Sudah janjian hari ini dengan saudara saya, jadi miskomunikasi karena telepon rumah error,” ucapnya.

Ia menerangkan, beberapa kendala yang kerap kali ia rasakan, antara lain, tidak bisa melakukan panggilan keluar, bila dihubungi berdering tapi tidak bisa tersambung, walau gagang telepon sudah diangkat. “HP yang menghubungi me­nunjukkan telepon belum diangkat, walaupun gagang telepon sudah diangkat dan telepon sering berdering, tetapi setelah diangkat terdengar orang lain bercakap-cakap. Sudah saya laporkan tapi tetap saja keluhannya sama,” ucapnya.

universitas ibn khaldun bogor uika

Padahal, sambung dia, ia mengaku telah menjadi konsumen yang taat dengan tak pernah terlambat membayar tagihan. “Kewajiban selalu saya tunaikan, tapi hak saya seakan diabaikan,” ucapnya.

Senada dengan Juanda, warga Desa Cicadas ini juga mengaku, lebih dari 15 tahun menjadi customer tetapi pelayanan yang didapat selama ini semakin berkurang. “Sering error. Nanti normal lagi dan tak lama error lagi,” pungkasnya.

Juanda juga mengaku sering terjadi telepon salah sambung. “Setelah kami lapor, baru diperbaiki. Kata orang kantor mohon dimaklumi, karena sering error,” ucapnya.

Terpisah, petugas teknis Telkom Gunungputri, Sunardi menerangkan, keluhan kon­su­men itu akibat beberapa kom­ponen kabel yang rusak. Se­misal yang tejadi di tiang Jalan Raya Tarikolot yang menyambungkan jaringan Citeureup-Gunungputri. “Kabelnya putus, makanya kami sambung kembali,” ucapnya.

Untuk proses perbaikan, pihaknya membutuhkan waktu paling lambat satu jam. Jadi, selama proses itu jaringan terpaksa diputus. “Sementara jaringan kami putus. Setelah diperbaiki akan kembali normal,” singkatnya.(azi/c)