Beranda Bogor Raya Barat Utara Di Balik Keindahan Gua Gudawang,Pengunjung Rela Menginap Selama Seminggu

Di Balik Keindahan Gua Gudawang,Pengunjung Rela Menginap Selama Seminggu

MISTIS: Gua Gudawang masih menyimpan misteri di balik keindahannya.

Kabupaten Bogor memiliki banyak situs ­kebudayaan. Mulai dari gua, sungai, hingga ­gunung. Namun, sayang jika situs tersebut kerap dimanfaatkan untuk hal mistis. Salah satunya Gua Gudawang. Seperti apa kisah di balik ­keindahan gua di wilayah barat Kabupaten Bogor itu

Laporan : Muhamad Arifal Fajar

Kendati sudah memasuki era modern, kepercayaan terhadap hal mistis dan klenik masih sangat kental di kalangan masyarakat. Tak jarang, tempat-tempat yang diyakini memiliki daya magis dan keramat kerap dikunjungi.

Gua Gudawang di Kampung Cipining RT 01/01, Desa Argapura, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor ini misalnya. Gua ini kerap dijadikan tempat bertapa untuk memperoleh kesaktian hingga melancarkan usaha.

Pemandu wisata Gua Gudawang, Taufik Husni (40) mengatakan, gua di kawasan wisata alam tersebut terdapat 12 gua.

”Tiga gua di antaranya dibuka untuk umum, yakni Gudawang, Simasigit, dan Simenteng. Sementara sembilan gua lainnya masih dalam proses eskavasi sehingga belum bisa dimasuki,” ujarnya kepada Radar Bogor.

Ia pun menceritakan pengala­man mistisnya saat menjelajahi Gua Gudawang. Pada 1986 silam, ia sering ditemui seekor harimau bersama dengan sesosok makhluk tinggi besar berkain hitam. Kedua makhluk tersebut kerap ditemui warga setelah petang tiba.

Memasuki 1990-an, kedua sosok tersebut jarang terlihat. Hanya sesekali terdengar auman harimau. Hingga saat ini, Gua Gudawang lebih bayak didatangi masyarakat dari Tanjung Priok, Sumedang, Kediri, Bondowoso, hingga Sulawesi.”Sudah tak terhitung lah orang yang bertapa di sini,” tutur­nya.

Pada 1998 lalu, kata dia, ada orang dari Jakarta bertapa selama empat puluh hari. Ketika keluar badannya sudah lemas dan digotong gurunya. Enam bulan lalu bahkan ada perempuan selama tujuh hari. ”Banyak yang menginap dengan berbagai alasan,” imbuhnya.

Hingga kini mitos tetap ber­kembang baik di kalangan ma­syarakat sekitar. Kapan ter­be­ntuknya Gua Gunda­wang, be­lum diketahui tahun pastinya.(*/c)