Beranda Ekonomi Ritel Perluas Pasar ke Sekolah, Alfamart Class Buka Business Center

Ritel Perluas Pasar ke Sekolah, Alfamart Class Buka Business Center

Omer Ritonga/Radar Bogor
PROGRAM: Siswa SMK Mahardika melaksanakan program Alfamart Class di Business Center yang baru saja diresmikan.

BOGOR–PT Sumber Alfaria Trijaya, perusahaan yang me­naungi minimarket Alfamart, melakukan berbagai kegiatan. Salah satunya, Alfamart Class. Program ini diimplementasikan bagi pelajar khususnya sekolah menengah kejuruan (SMK) berupa la­boratorium Business Center.

Branch Manager Alfamart, Rinandar Wirasasmita mengata­kan, Alfamart Class memungkin­kan pelajar SMK meningkatkan kompetensi dalam bidang ritel, mengembangkan etos kerja, dan kemandirian.

Saat ini, kata Rinandar, Alfamart Class telah menyasar 190 SMK di 40 wilayah di Indonesia. “Program ini dijalankan untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja yang siap pakai di industri ritel,” ujarnya dalam pe­nandatanganan kerja sama program pendidikan manajemen ritel di SMK Mahardika, Bogor, kemarin (18/12).

universitas ibn khaldun bogor uika

Di Bogor, kata dia, sudah ada empat sekolah. Tiga SMK di Kabupaten Bogor dan satu SMK di Kota Bogor. SMK Mahardika merupakan sekolah terakhir di periode 2016–2017.

Selain menghibahkan la­boratorium Business Center sebagai media pratik belajar siswa, Alfamart juga memberikan bim­bingan atau pengajaran, baik kepada guru maupun siswa-siswi SMK. Secara berkala pihak dari Alfamart memantau perkemba­ngan Business Center untuk memastikan sistem pengelolaan berjalan dengan baik.

Dia berharap, kegiatan tersebut bisa mendorong lulusan SMK menjadi wirausaha. Mereka bisa memulai dengan membuka toko lalu meningkatkannya menjadi minimarket. Termasuk kemungkinan membuat jaringan besarnya.

“Ini akan terwujud kalau mereka punya pengetahuan soal bisnis ritel, baik soal cara memanajemen maupun dari sisi nonteknis, seperti bagaimana memperlakukan konsumen,” tuturnya.

Di tempat yang sama, Kepala SMK Mahardika, Ahmad Jaelani mengatakan, program Alfamart Class menjadi bekal tambahan bagi para siswa untuk memperdalam ilmu pemasaran.

“Nantinya siswa bisa dengan mudah mengimplementasikan ilmu teori karena mereka akan digilir menjaga Business Center ini,” kata dia kepada Radar Bogor.

Business Center tidak hanya melayani pembeli dari lingkungan sekolah, tetapi juga untuk umum. Agar dapat melayani pembeli umum, Business Center berada di depan pintu utama sekolah.

Target utamanya menyasar konsumen umum, sehingga siswa bisa mempratikkan langsung untuk melayani konsumen dan me­nerapkan memanajemen usaha dengan baik.

Selain itu, untuk meningkatkan kompetensi di bidang ritel, be­berapa utusan dari Alfamart menjadi guru tamu di sekolah tersebut. Para ahli itu akan menjadi mentor dalam rangka mening­katkan kompetensi para guru, juga meningkatkan pengetahuan kepara para siswa. “Yang diajar bukan cuma siswanya, tapi juga guru-guru kami,” tambah Jaelani.(mer/*c)