Beranda Berita Utama Preview Manchster United vs Manchester City: Tensi Gengsi, dan Rekor

Preview Manchster United vs Manchester City: Tensi Gengsi, dan Rekor

ADU TAJAM: Striker duo Manchester Romelu Lukaku dan Sergio Aguero akan adu tajam

MANCHESTER–Sejak Sir Alex Ferguson meninggalkan Manchester United, bisa dibilang tensi keseruan derby Manchester ikut tereduksi. Pada saat Manchester City konsis­ten menjadi penantang gelar, Manchester United hanya sekali finis di empat besar Premier League dalam empat tahun terakhir.

Tapi, musim ini, tensi dan gengsi itu telah kembali. Malam nanti WIB, saat City dijamu United di Old Trafford dalam derby Manchester edisi ke-25 selama Premier League, keduanya berstatus penghuni peringkat I dan II klasemen sementara.

Kali terakhir derby Manchester menjadi bumbu persaingan pucuk klasemen Premier League terjadi pada pekan ke-31 musim 2012–2013 di Old Trafford. Kala itu City di posisi kedua, United di puncak. Laga tersebut dimenangi City, tapi United yang juara pada akhir musim.
’’Kami akan memenanginya kembali,’’ kata pelatih City Pep Guardiola sebagaimana dikutip situs resmi klub.

universitas pakuan unpak

Bagi Guardiola, kemenangan atas United tidak cuma akan menjadi kemenangan ke-10 atas Jose Mourinho sepanjang delapan tahun rivalitas mereka. Tapi juga akan menghadirkan rekor baru: 14 kemenangan beruntun.

Catatan 14 kali menang tanpa putus itu akan menjadi rekor kemenangan beruntun terpanjang klub-klub kontestan Premier League sepanjang sejarah. Raihan City sekarang, 13 kemenangan beruntun, sudah sejajar dengan capaian Chelsea dan Arsenal.

’’Rekor pasti bisa terpecahkan, tapi konsentrasi saya bagaimana kami memenanginya,’’ kata Guardiola.

Dia pun melarang anak asuhnya berpikir tentang rekor unbeaten itu. ’’Apabila Anda pada laga itu hanya berpikir tentang rekor dan rekor, Anda bakal melupakan apa yang seharusnya Anda lakukan (bermain apik),’’ lanjut pelatih 46 tahun tersebut.

Kalau berhasil mengalahkan United, City yang saat ini unggul delapan poin atas klub tetangga itu juga bakal menjauh. Jarak 11 poin dalam 16 pekan pertama Premier League itu juga bakal menjadi jarak terjauh pemuncak klasemen dan klub di posisi kedua sepanjang sejarah.

Karena itulah, media Inggris ramai menyebut derby malam ini sebagai penentu gelar Premier League malam ini. Tapi, Guardiola buru-buru menepis.

’’Menang, imbang, atau kalah dalam laga Minggu nanti itu takkan berpengaruh pada sukses atau gagalnya kami di Premier League. Ingat, ini baru Desember,’’ tuturnya.

Yang juga perlu diingat, United juga punya banyak motivasi untuk memenangi derby malam ini. Jika menang atau seri, rekor tak terkalahkan mereka merentang menjadi 41 laga. Itu rekor unbeaten terlama United di kandang.

’’Bagi kami, yang terpenting adalah tiga poin di akhir laga. Tapi, sejujurnya, bagi mereka yang terlahir di kota ini dan merasakan langsung persaingan dua warna klub, ini rivalitas yang positif dan laga spesial,’’ kata Mourinho seperti dikutip BBC.(ren/c19/ttg)