Beranda Berita Utama 49 Tim Adu Debat Bahasa Inggris

49 Tim Adu Debat Bahasa Inggris

PEMBICARA: Mr. Tony dari SMK Pelita Ciampea (Sekretaris MGMP) sebagai salah salah satu pembicara di TM Debate Contest.ist

BOGOR–Sebanyak 49 tim dari 49 sekolah hari ini (10/12) bakal bertarung dalam debat bahasa Inggris tingkat SMA/SMK di SMK Negeri 2 Cibinong. Ajang memotivasi siswa untuk belajar bahasa asing ini merupakan kerja sama Balai Pelayanan dan Pengawasan Pendidikan (BP3) Wilayah 1 dengan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) SMK Kabupaten Bogor.

”Tujuannya untuk memacu prestasi siswa SMA/SMK di Indonesia dalam pengusaan bahasa Inggris,’’ ujar ketua pelaksana, Fitriani kepada Radar Bogor, kemarin (09/12).

Dia mengatakan, lomba debat berbahasa Inggris bisa menjadi wahana meningkatkan kepercayaan diri siswa, serta berpikir kritis dan berusaha menemukan solusi dari sebuah permasalahan. Melalui kegiatan ini pula, akan ada penanaman nilai kerja sama tim, meningkatkan kemampuan siswa berkomunikasi lisan dalam bahasa Inggris, serta memperluas wawasan dan pola pikir.
”Kita harus mempersiapkan siswa agar mampu bersaing dalam era global dengan bangsa-bangsa lain melalui komunikasi bahasa Inggris,’’ kata Fitriani.

universitas nusa bangsa unb

Pengawas Pembina Mata Pelajaran Bahasa Inggris SMK BP3 Wilayah 1 Provinsi Jawa Barat, Endah Kismani menambahkan, para peserta telah mengikuti technical meeting, dan mendapat arahan mengenai peraturan serta penilaian lomba. Beberapa poin yang menjadi perhatian adalah materi, sikap, dan metode.

”Debat akan disajikan dalam sebuah tema. Dan nanti akan ada kelompok yang affirmative atau setuju dengan tema, dan ada yang negative atau melawan tema,’’ imbuhnya.

Debat akan dimulai dengan pembicara dari kelompok affirmative dan dilanjutkan pembicara satu dari kelompok negative. Satu tim terdiri dari tiga orang dan tiap sekolah hanya boleh mengirimkan satu perwakilan tim saja.

”Kegiatan ini disponsori International Test Center (ITC), LIA, dan masih banyak lagi. Kegiatan ini diadakan oleh MGMP SMK Kabupaten Bogor karena SMK BISA!’’ pungkasnya.(cr1/c)