Beranda Nasional Pilkada dan Pemilu Jadi PR Panglima TNI Baru

Pilkada dan Pemilu Jadi PR Panglima TNI Baru

JAKARTA–Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo akan memasuki masa pensiun pada Maret mendatang. Presiden Joko Widodo pun harus segera menyiapkan pengganti pucuk tertinggi di tubuh militer itu. Pilkada dan pemilu pun jadi pekerjaan rumah (PR) bagi panglima baru.

Anggota Komisi I DPR RI Supiadin Aries Saputra mengatakan, enam bulan sebelum masa jabatannya berakhir, panglima TNI harus mengajukan surat berhenti kepada presiden. “Itu mekanisme yang selama ini berjalan,” terang dia kepada Jawa Pos (Grup Radar Bogor), kemarin (02/12).

Mantan pangdam IX/Udayana itu menya­ta­kan, panglima TNI baru harus fokus pada tiga hal. Yaitu, pengembangan TNI sesuai program minimum essential force(MEF) atau kekuatan pokok minimum.

universitas pakuan unpak

Ke­dua, panglima harus bisa meningkatkan profesionalitas kesatuan dan prajurit dan PR ketiga yang cukup berat adalah menghadapi Pilkada 2018 dan Pemilu 2019. “Harus melakukan analisis intelijen dan perkiraan yang akan terjadi pada pilkada dan pemilu,” ucapnya.(jp)