Beranda Berita Utama One Way sejak Jumat Pagi, 80 Ribu Kendaraan Merangsek ke Puncak

One Way sejak Jumat Pagi, 80 Ribu Kendaraan Merangsek ke Puncak

PADAT: Kepadatan kendaraan terlihat sepanjang hari di jalur Puncak, sedari exit tol Gadog, kemarin (1/12). Soyansyah/Radar Bogor

BOGOR–Cuaca buruk rupanya tak meng­halangi pelancong untuk datang ke kawasan wisata Puncak. Sedari Kamis (31/11) malam, angka kendaraan roda empat yang mencoba merangsek masuk melalui pintu tol Gadog diperkirakan mencapai 80 ribu unit. Polisi pun terpaksa menerapkan satu arah secara bergantian sedari pagi kemarin.

“Kita lihat karena tanggal satu awal bulan itu sudah pasti banyak orang gajian, dapet bonus, pastinya kan ngajak keluarganya ke Puncak, kan gitu,” ujar Kasat Lantas Polres Bogor Hasby Ristama kepada Radar Bogor.

Hasby menyebut pihaknya telah menerapkan one way sejak pukul 07.30 WIB kemarin (1/12). Prediksi total 80 ribu kendaraan yang mengarah ke Puncak, diawali gelombang pertama sejak Kamis malam hingga Jumat pagi, hingga hari ini. Dia pun mengingatkan pengendara agar selalu waspada dengan kondisi cuaca buruk.

universitas pakuan unpak

Selain itu, Hasby mengimbau pengendara untuk mem­per­hatikan 21 titik persimpangan dan enam titik kemacetan dan rawan bencana. Antara lain, Pasirmuncang, Pasirangin, Mega­mendung, simpang Megamen­dung, Pasar Cisarua, dan simpang Taman Safari. Juga beberapa lokasi yang dipadati kendaraan keluar-masuk, seperti pintu masuk Cimory, kemudian Loka­karya, dan Warungkaleng.

“Itu yang paling banyak keluar-masuk kendaraan. Kalau daerah Cimory, Taman Safari itu kan daerah parawisata ya, hits di Puncak,” kata dia.

Untuk mengatur titik kepadatan kendaraan itu, Satlantas Polres Bogor menyiagakan 100 personel, ditambah pasukan tambahan 50 Sabhara dan 40 anggota polsek.

Hasby menjelaskan, penyebab kemacetan Puncak rata-rata adanya penyempitan jalan. Selain itu juga diperparah dengan keluar-masuk kendaraan dalam jumlah besar. ”Tentu koordinasi dengan polsek yang dipimpin bapak kapolres langsung untuk pengamanannya,’’ kata dia.

Di sisi lain, Hasby juga memastikan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan BMKG untuk mengantisipasi bencana di sepanjang jalur Puncak. Maka dari itu, ia mengimbau agar pengendara meningkatkan kehati-hatian dengan melihat informasi di media sosial TMC Polres Bogor. ”Kepolisian memberitahukan arus lalin dan situasi seluruh titik jalur melalui siaran langsung dan CCTV. Sehingga masyarakat tahu kondisinya,’’ ujarnya.

Salah contoh, jika terjadi bencana longsor di jalur Puncak. Kepolisian bisa mengabarkan sehingga pengendara mengetahui kabar tersebut dan bisa merencanakan ulang untuk balik arah atau membatalkan wisata ke Puncak. Hasby juga mengimbau masyarakat bisa patuh dan mengikuti aturan. Terutama dalam mempersiapkan dan mengetahui one way yang diterapkan di jalur Puncak.

‘’Tolong diingat, pertama, pukul 07.30 WIB sampai pukul 13.00 WIB, petugas akan menutup kendaraan yang menuju Jakarta di Puncak Pass dan Cianjur. Pukul 13.00 WIB sampai dengan pukul 18.30 WIB, arah Puncak ditutup,’’ pungkasnya. (don/d)