Beranda Metropolis Ummul Qura Juara Pesta Sains Nasional

Ummul Qura Juara Pesta Sains Nasional

BANGGA: Tim SMAIT Ummul Quro menunjukkan penghargaan yang diraihnya.

BOGOR–SMAIT Ummul Quro unjuk diri dalam Pesta Sains Nasional 2017 yang diadakan oleh IPB pada 18–19 November lalu. Tim dari SMAIT Ummul Quro yang terdiri atas tiga orang; Shafa Salsabilaa Zahirah kelas 12, Hilwa Amalia Kirana kelas 12, dan Bistamy Muhammad Nursabur kelas 11, berhasil meraih juara 3 dalam Lomba Cepat Tepat Biologi di ajang yang diikuti 199 kelompok dari SMA se-Indonesia tersebut.

Untuk dapat meraih posisi tersebut, Bistamy mengaku bukanlah hal yang mudah. Sebab, dirinya beserta tim harus melalui serangkaian tahapan, antara lain, tahap penyisihan, semifinal, dan final. Tahap penyisihan harus menyelesaikan 100 soal. “Kami mengerjakan bersama, dan soalnya menurut kami sulit, tapi alhamdulillah berhasil lolos. Dari 199 kelom pok yang ikut, hanya 20 kelompok yang berhasil lolos,” ceritanya.

Tahap semifinal, timnya memperoleh nilai tertinggi pada babak praktikum. “Jadi, dalam tahap semifinal ada dua babak, kuis ketok dan praktikum. Namun untuk praktikum, karena di tahun sebelumnya kami juga pernah mengikuti ajang ini, jadi sudah ada pengalaman,” jelasnya.

universitas pakuan unpak

Dari 20 kelompok yang diseleksi di tahap semifinal, hanya lima kelompok yang berhasil maju ke tahap final. “Di semifinal kami melalui empat babak. Yakni pertanyaan wajib, pertanyaan lempar, studi kasus, lalu soal rebutan,” tutur Bistamy.

Siswa setim Bistamy, Hilwa menambahkan, tak menyangka bisa memperoleh penghargaan sebagai juara 3. “Karena di babak final itu skor kami paling rendah awalnya, tapi ternyata di soal rebutan kami bisa mengejar ketertinggalan itu. Saya sangat terharu,” ungkapnya.

Kemenangan tersebut tak lepas dari latihan yang giat serta dukungan sekolah maupun orang. Siswa lainnya, Shafa mengungkapkan bahwa selama sebulan dirinya dan tim mempersiapkan diri untuk mengikuti ajang ini.

“Selain latihan sendiri di rumah, kami juga berlatih bersama setiap Sabtu pagi. Sekolah juga mendatangkan pelatih dari IPB untuk melatih kami. Kami selalu membahas soal-soal pesta sains tahun-tahun sebelumnya dan berlatih dalam praktikumnya juga,” jelasnya.

Shafa mengaku senang karena bisa mendapatkan banyak pengalaman dari lomba itu. “Selain melatih mental dalam berkompetisi, saya juga mendapatkan banyak teman baru dari berbagai SMA di Indonesia. Kami juga jadi tahu kompetensi yang dimiliki sekolah-sekolah lain,” kata Shafa.(cr1/c)