Beranda Berita Utama Gaungkan Indonesia Bicara Baik

Gaungkan Indonesia Bicara Baik


(MELDRIK/ RADAR BOGOR) SEMANGAT: Perhumas mengajak masyarakat untuk menebar semangat positif melalui gerakan #IndonesiaBicaraBaik dalam KNH 2017 di IICC, Botani Square, kemarin (27/11)

BOGOR–Kian pesatnya perkembangan media sosial membuat penyebaran hoax semakin cepat tak terkendali. Ada kecenderungan, berita buruk mudah disebarkan dibanding informasi positif.

Melihat fenomena itu, Perhimpunan Hubungan Masyarakat Indonesia (Perhumas) mengajak masyarakat Indonesia untuk menebar semangat positif melalui gerakan #IndonesiaBicaraBaik dalam Konvensi Nasional Humas (KNH) 2017 di IPB International Convention Center (IICC), Botani Square, kemarin (27/11).

“Masyarakat harus berpartisipasi dalam menyebarkan semangat #IndonesiaBicaraBaik dengan menyebarkan semangat nasionalisme dan optimisme,” ujar Ketua Umum BPP Perhumas, Agung Laksamana.

universitas nusa bangsa unb

Termasuk, kata dia, berita positif tentang bangsa, seperti budaya, kreativitas serta kebinekaan Indonesia yang merupakan aset bersama bangsa. Perhumas mengajak semua komponen bangsa untuk menjadi humas bagi Indonesia.

“Sebagai humas, kita semua harus terus-menerus menyebarkan pesan positif kepada publik agar optimisme dan kepercayaan terhadap Indonesia sabagai bangsa dan negara tetap tinggi. Oleh karena itu, mulai sekarang waktunya kita berbicara baik tentang Indonesia,” tambah Agung.

Konvensi tahunan itu dihadiri lebih 500 praktisi, pemerhati, akademisi, dan anggota Perhumas di seluruh Indonesia. Agung berharap, masyarakat memahami bahwa humas bukanlah tanggung jawab dari praktisi komunikasi semata, melainkan seluruh warga negara.

Kali ini, tampak hadir Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara. Ia mengakui, dalam perkembangan dunia medsos banyak konten negatif. Sebetulnya, kata Rudi, banyak hal positif yang bisa dilakukan dan akan dihadapi bersama-sama dengan modal yang sudah dilakukan.

“Jadi, pemerintah, perhumas dan warga, ayo kita sama-sama sampaikan hal positif, hal-hal yang baik,” tutur Rudi. Dia menjelaskan, ada optimisme Indonesia akan menjadi lebih baik dibanding sekarang. Dari sisi ekonomi, akan menjadi paling besar tahun 2030 dan berada pada puncak bonus demografi pada 2030.

“Dengan media sosial, sampaikan konten-konten yang positif,” tegasnya. Lebih lanjut Rudi mengatakan, berita hoax tidak bisa hanya dengan diblokir. Melainkan, harus menguatkan masyarakat agar bisa memilah dan memilih konten positif.

Makanya, di sini peran humas sangat besar. “Pemerintah memiliki hashtag Indonesia Baik dan tema ini Indonesia Bicara Baik, keduanya memiliki kesamaan. Yang satu bicara, yang satu umum. Kita du duk sama-sama, 1 Januari 2018 menjadi lebih baik,” katanya.(wil/c)