Beranda Bogor Raya Cici Tegal Ajak Berpikir Positif

Cici Tegal Ajak Berpikir Positif

BERBAGI ILMU: Cici Tegal (tengah berjilbab biru tosca) bersama jamaah Majelis Taklim An Nurriyah usai mengisi pengajian rutin mereka, kemarin.

CIBUBUR–Dalam menjalani hidup yang baik, berpikir positif menjadi hal paling penting. Tanpa disadari, banyak kerugian yang ditimbulkan jika kita tak sering-sering berpikir positif. Maka dari itu, berpikir positif merupakan kunci utama setiap perilaku.

Hal itu pula yang disampaikan Cici Tegal saat mengisi materi di kajian mingguan yang diselenggarakan Majelis Taklim An-Nurriyyah Kota Wisata Cibubur, kemarin (24/11). Menurut wanita bernama lengkap Sri Wahyuningsih ini, cara berpikir positif dalam Islam adalah dengan husnudzon atau berbaik sangka kepada Allah ketika menghadapi persoalan ringan maupun berat.

“Meyakini bahwasannya tidak ada yang tidak mungkin bagi Allah karena kekuasaan-Nya tidak pernah bertepi dan tidak mempunyai batas. Manusia diciptakan Allah SWT dengan struktur yang paling baik di antara makhluk Allah SWT lainnya, yang terdiri terdiri dari unsur-unsur jasmani dan rohani,” jelas Cici saat ceramahnya.
Untuk itulah, masih kata Cici, manusia berkewajiban untuk berusaha dan berdoa serta memantaskan diri untuk mendapatkan pertolongan dari Allah.

universitas pakuan unpak

“Berpikir positif dalam Islam tentunya dengan cara mengenal Allah terlebih dahulu, dengan menyingkirkan pikiran jorok misalnya. Hal yang paling dasar adalah dengan menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya,” bebernya lagi.

Sedikit soal Cici, wanita kelahiran 19 Desember 1961 ini merupakan pelawak dan aktris Indonesia. Pelawak yang lebih dikenal dengan nama Cici Tegal ini pertama dikenal luas saat bermain bersama Bagito. Ia juga bermain dalam sinetron Kiamat Sudah Dekat. Sekarang ini, Cici Tegal sering mengisi berbagai ceramah.

Terpisah, Ketua Majelis Taklim An-Nurriyyah Kota Wisata Cibubur, Ida Noorlaela menambahkan, Cici Tegal merupakan sosok yang bisa menginspirasi para jamaah. Dengan tausyiah-tausyiah yang diberikan, para jamaah diharapkan bisa mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari.

”Insya Allah dengan segala masukan dan pencerahan yang diberikan, kita dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Dengan begitu, kita bisa mengubah diri menjadi lebih baik lagi,” tambahnya.(dka/c)