Beranda Bogor Raya Cibubur Janjikan Hunian Bebas Banjir

Janjikan Hunian Bebas Banjir


JAMIN BEBAS BANJIR: Kondisi hunian yang ditawarkan salah satu pengembang yang membangun perumahan di kawasan Cibubur masih dalam proses. (ANDIKA/ RADAR CIBUBUR)

CIBUBUR–Pertumbuhan penduduk di kawasan Cibubur ternyata tak lepas dari faktor hunian bebas banjir. Di mana, banyak pengembang perumahan menjanjikan kenyamanan tersebut dengan berbagai konsep.

Seperti yang ditawarkan Perumahan Citra Indah City di kawasan Cileungsi-Jonggol. Ratusan unit rumah, baik yang sudah berdiri maupun sedang on progress, dibuat dengan konsep perbukitan agar warganya tak khawatir soal banjir. “Memang, ini konsep yang terbilang unik karena dibangun di perbukitan. Apalagi kawasan Bogor terkenal dengan intensitas hujannya yang cukup lebat,” kata Fienso Suharsono, promotion Citra Indah City ketika diwawancarai Radar Cibubur.

Meski bangunan rumah berdiri di dataran tinggi, ia menegaskan jika keamanan bangunan tetap terjamin. Sebab, material bangunan yang dipakai berbeda dengan pengembang perumahan lainnya. “Makanya banyak masyarakat sekitar Cibubur, bahkan wilayah lain di Indonesia mencari rumah di sini. Selain karena harganya masih terjangkau, konsepnya pun banyak diminati,” sambungnya.

universitas pakuan unpak

Tak hanya di Citra Indah City, pengembang Kota Wisata Cibubur besutan PT Sinarmas Land juga menawarkan konsep bebas banjir di Kota Wisata, meski berdiri di dataran rendah. “Kota Wisata memang dilintasi Sungai Cikeas yang mengarah ke Jakarta. Tapi kalau sungai meluap, tidak berimbas sampai ke perumahan. Paling hanya genangan,” kata Head Estate PT Sinarmas Land Kota Wisata Cibubur, Hogeny.

Selain kedua perumahan tersebut, masih banyak perumahan lain yang juga menjanjikan konsep bebas banjir. Seperti diketahui, dengan konsep nyaris serupa, Ciputra Group banyak menempatkan sahamnya lewat perumahan di kawasan Cibubur.

Hunian di kawasan yang meliputi Cileungsi, Mekarsari, Metland, Bantar Gebang, Gunung Putri, hingga wilayah Jakarta yang melintasi Transyogi ini pun kian berkembang.

Dikatakan pengamat properti Cibubur, Robin B. Hood, di wilayah pinggiran Cibubur masih sering dijumpai banjir, bahkan di jalanan utama. Namun, kata dia, bebas banjir di kawasan Cibubur ini tidak berlaku di perumahan-perumahan elite.

“Sayangnya, sekarang Jalur Transyogi ke Jonggol sudah mulai macet. Salah satu penyebabnya, ya banjir. Semua ini terjadi karena berkurangnya lahan untuk menahan air dan drainase yang mampet,” ungkap Robin pada Radar Cibubur ketika diwawancarai, kemarin (20/11).

Pria berkacamata itu juga menjelaskan, banyaknya perumahan baru jadi salah satu penyebab banjir. “Apalagi ditambah jalanan yang semakin sempit karena adanya pembangunan infrastruktur Tol Cimaci (Cimanggis-Cibitung). Kalau hujan lebat, akses jalan alternatif Transyogi-Cibubur sekarang mulai banyak digenangi air,” pungkasnya.(dka/c)