Beranda Berita Utama Dua Hari Badai dan Gelombang Tinggi

Dua Hari Badai dan Gelombang Tinggi

BOGOR–Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut ada peningkatan potensi hujan lebat dan gelombang tinggi di wilayah Indonesia dalam beberapa hari ke depan. Masyarakat diminta waspada.

Pernyataan itu disampaikan Deputi Bidang Meteorologi BMKG R Mulyono Rahadi Prabowo dalam keterangannya, kemarin. “Diperkirakan, dalam beberapa hari ke depan, masih terdapat peningkatan potensi hujan lebat disertai kilat/petir dan angin kencang,” kata Mulyono. BMKG meminta masyarakat waspada pada 10-12 November 2017.

Peningkatan potensi hujan lebat disertai kilat atau petir dan angin kencang ini diperkirakan terjadi di wilayah: Aceh, Sumatera Utara, Riau, Sumatera Barat, Kepulauan Riau, Jambi, Bengkulu, Lampung, Bangka Belitung, dan Sumatera Selatan.

universitas pakuan unpak

Lalu Banten, sebagian Jakarta dan Jawa Barat, Jawa Tengah bagian selatan, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur bagian barat dan selatan, serta sebagian Bali. Selain itu, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Maluku Utara, dan Papua.

Sedangkan potensi gelombang tinggi 1,25-2,5 meter diperkirakan terjadi di wilayah:
Perairan barat Kepulauan Nias, Kepulauan Mentawai, perairan Bengkulu, barat Lampung, Selat Sunda bagian selatan, dan perairan selatan Jawa. Lalu, Pulau Sumbawa, Selat Bali, Selat Lombok, Selat Alas bagian selatan, perairan selatan Pulau Sumba, Pulau Sawu, Pulau Rote, Samudra Hindia Barat, Kepulauan Nias, dan NTT.

Selain itu, Laut China Selatan, perairan utara Kepulauan Natuna, perairan utara Kepulauan Sangihe, Kepulauan Talaud, perairan utara Halmahera, Laut Halmahera, perairan utara Papua Barat, perairan utara Sabang, perairan barat Aceh, perairan barat Pulau Simeuleu, dan Samudra Hindia Barat Aceh.

“Masyarakat diimbau agar waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang dapat ditimbulkan, seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tum­bang, dan jalan licin. Peng­guna jasa transportasi penye­berangan laut juga diharapkan waspada terhadap potensi gelombang tinggi tersebut,” imbuhnya.(ric)