Beranda Berita Utama Saung Sekolah Bisnis IPB Saksi Bisu

Saung Sekolah Bisnis IPB Saksi Bisu

SANTAI: Saung kampus SB IPB menjadi salah satu lokasi yang disenangi Kahiyang dan Bobby.

MULAI dari ramainya warga Solo menyambut royal wedding itu hingga tempat favorit mereka saat pacaran pun menjadi perbincangan. Yaitu, di saung kampus Sekolah Bisnis (SB) IPB yang terletak di Jalan Pajajaran tersebut.

Tidak kalah dengan ramainya berita pasangan sensasional asal Korea Selatan, Song Hye Kyo dan Song Joong Ki, pernikahan anak Presiden RI Joko Widodo, Kahiyang Ayu dengan teman kuliahnya di IPB, Muhammad Bobby Afi f Nasution meramaikan sejumlah pemberitaan.

Selain ruang diskusi dan perpustakaan, salah satu tempat yang banyak diminati oleh komunitas kampus SB IPB adalah saung kampus.

universitas pakuan unpak

Ada tiga saung yang dibangun di dalam gedung lama SB IPB, dengan kapasitas masingmasing 4–6 orang. Ketiga saung tersebut cukup sejuk dan adem sehingga sangat menarik bagi mahasiswa.

Ada beberapa yang menikmati saung itu dengan kopi dan teh gratis yang rutin disediakan pihak kampus. Jarak saung dengan ruang diskusi relatif berdekatan dengan tempat menyeduh kopi dan teh yang sudah disiapkan.

Keunikan dan asyiknya saung tersebut ternyata menjadi tempat yang romantis bagi Bobby dan Kahiyang. Dalam sebuah videoblogging (vlog atau vlogging), keduanya sepakat menjawab saung kampus, ketika ditanya tempat paling favorit.

Dalam video yang diunggah pada 18 September 2017 lalu, Kaesang Pangarep yang juga adik Kahiyang, memandu berbagai pertanyaan di media sosial terkait Bobby dan Kahiyang.

“Tempat favorit ngedate dimana?” tanya Kaesang dalam sepenggal video tersebut. “Saung kampus,” jawab Bobby. Lalu Ayang pun menambahkan, “Iya, sambil ngerjain thesis ya” ujarnya.

Mendatangi saung yang menjadi saksi bisu perjalanan cinta kedua sejoli yang akan melangsungkan pernikahan Rabu (8/11), Radar Bogor menemukan sejumlah mahasiswa Pascasarjana yang juga sedang asyik ‘nongkrong’ di saung.

Mahasiswa Magister Manajemen Bisnis IPB, Irpan Effendi, mengatakan bahwa saung tersebut memang menjadi favorit para mahasiswa untuk sekadar mengobrol. Entah membicarakan masalah kuliah atau urusan pribadi.

Tapi, kata Irpan, saung tersebut memang enak dijadikan tempat santai sambil mengerjakan tugas kuliah. “Enak banget kalau siang hari, pas panas, di sana adem. Udah gitu ada stop kontak, wifi pun cepat,” ujarnya.

Staf promosi di Biro Hukum Promosi dan Humas IPB, Aris Solikha yang juga pernah berkuliah di tempat yang sama dengan Kahiyang-Bobby pun menambahkan, keunggulan lain dari saung tersebut karena dinaungi berbagai pohon buahbuahan,seperti durian, sawo, kelengkeng dan rambutan.

“Pada musim buah-buahan, dipastikan SB panen buah. Kami juga sambil makan buah nongkrong di saung,” canda Aris.

Meski lahir di Medan, namun masa kecil Bobby justru dihabiskan di Pontianak, Kalimantan Barat. Ia merampungkan pendidikan dasarnya di SD Muhammadiyah 2 Pontianak pada 2003 silam.

Berbeda dengan masa kecil, masa remaja Bobby justru dihabiskan di Bandar Lampung. Ia menyelesaikan pendidikannya di bangku SMP hingga SMA di kota yang terkenal dengan gajahnya tersebut. Selepas SMA, Bobby memutuskan untuk hijrah ke Jawa.

Ia melanjutkan studi S1-nya di Departemen Agribisnis, Fakultas Ekonomi dan Manajemen,Institut Pertanian Bogor.

Pada 2014 silam, ia meraih gelar sarjana dan kemudian mengambil program Mayor Agribisnis di Departemen Agribisnis, Fakultas Ekonomi dan Manajemen. Bobby pernah jadi manajer klub sepak bola di Medan, Sumatera Utara.

Saat itu, Bobby mengawal Medan Jaya yang berkiprah di divisi satu Liga Indonesia. Selain itu, Boby merupakan Direktur Marketing Perusahaan Properti bernama Takke Group. Tak hanya itu, memiliki saham sebesar 10-20 persen di perusahaan tersebut.(*/ran)