Beranda Metropolis 17 Ribu E-KTP Siap Dikirim

17 Ribu E-KTP Siap Dikirim

BOGOR–Aksi Pemkot Bogor mengebut cetak e-KTP selama 24 jam berbuah hasil. Kurang dari dua pekan, sebanyak 17 ribu e-KTP tercetak. Mulai Ahad (5/11) kemarin, ribuan e-KTP dibagikan secara simbolis di GOR Pajajaran.

“Pembagian dimulai besok (hari ini, red), didistribusikan ke 68 kelurahan yang tersebar di enam kecamatan Kota Bogor,” ujar Wali Kota Bogor Bima Arya.

Bima menjelaskan, sebanyak 17 ribu e-KTP adalah milik mereka yang sudah mengkuti perekaman data diri sebelum masuk tahun 2017. Karena, yang terdaftar tahun ini, sebagian besar masih menunggu konfirmasi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Seluruhnya akan dibagikan oleh petugas kelurahan ke rumah warga.

universitas nusa bangsa unb

“Yang sudah tercetak yang sampai 2016. Lalu warga yang (perekaman data, red) di atas 2017 gimana? Saya kontak lagi pak Dirjen, katanya masih antre. Menunggu konfirmasi penunggalan data. Katanya, insyaallah akhir tahun ini,” jelasnya kepada awak media.

Bima sengaja mengumpulkan masyarakat dari setiap kelurahan, agar informasi mengenai pembagian e-KTP dapat tersebar. Ia juga menjelaskan beberapa kendala yang menyebabkan tertundanya pencetakan data yang terekam di 2017. “Sengaja kita kumpulkan di sini supaya sampai informasinya. Karena begitu selesai direkam belum tentu bisa dicetak, dikirim dulu ke pusat, lalu dikirim lagi ke kita untuk siap cetak,” jelasnya.

Memang ada sejumlah kendala dalam pencetakan e-KTP. Pertama soal blangko, kedua tentang konfirmasi data masyarakat dari Kemendagri guna mencegah data-data yang ganda. “Jadi, satu-satu kita selesaikan.

Blangko kurang, kebutuhan kita 60 ribu langsungita kontak pak Dirjen, bahkan pak Dirjen menantang untuk menyelesaikan dalam waktu dua minggu. Jadi, sekarang Kota Bogor tidak ada masalah dengan blangko, sudah dicetak 17 ribu,” terangnya.

Problema e-KTP ini memang sudah semestinya dituntaskan. Pasalnya, bukan hanya bukti identitas diri semata, tapi e-KTP dibutuhkan untuk legalitas saat melamar kerja dan lain-lain. “Masalah e-KTP ini tidak bisa disepelekan. Karena itu kebutuhan dasar warga. Tidak bisa mengurus BPJS, tidak bisa buka rekening di bank, ngelamar pekerjaan, nyoblos juga. Jadi vital juga,” paparnya.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bogor, Dody Ahdiat mengatakan, e-KTP dibagikan ke setiap 20 orang perwakilan masing-masing kelurahan yang ada di Kota Bogor.

Sedangkan sisanya, akan didistribusikan melalui kecamatan dan kelurahan. “Hari ini baru sebagian 1.360 orang. Di luar gedung ini masih banyak yang menunggu e-KTP, sebanyak 17 ribu yang sudah tercetak. Nanti akan didistribusikan ke camat dan lurah. Jadi, warga tidak perlu datang ke Disduk­capil,” kata Dody.

Sementara, menghadapi Pemilihan Walikota (Pilwakot) mendatang, masih ada sebanyak 12 ribu wajib E-KTP yang belum merekam data dirinya. Sehingga, Dody meminta mereka yang belum merekam data diri untuk datang ke Kantor Kecamatan maupun melapor ke Disdukcapil Kota Bogor. “Karena ini kepenti­ngannya untuk pilkada.

Jadi mohon yang 12 ribu datang ke kecamatan atau ke btm. Atau ke mobil layanan kita. Atau yang sakit tidak bisa datang lapor lurah untuk kita datangi untuk kita rekam di tempat tidur. Petugas kita siap,” ujarnya.

Plt Camat Bogor Tengah, Taufiq mengaku siap mendistri­busikan E-KTP kepada warganya. Bogor Tengah, menurut Taufiq kebagian 2.000 lebih e-KTP dari progam kebut 24 jam ini. “Besok (hari ini, red) kita bagikan ke warga,” ucapnya. (rp1/c)