Beranda Bogor Raya Terowongan Kalimanggis Rawan Kriminal

Terowongan Kalimanggis Rawan Kriminal

KURANG PJU: Tampak para pengendara motor saat melintas di terowongan Kalimanggis menuju jalan alternatif Cibubur, kemarin.

CIBUBUR–Terowongan Kalima­nggis yang berada persis di bawah tol Jagorawi, rawan tindakan kriminal. Pasalnya, selain kondisi jalan yang selalu sepi, penerangan jalan yang ada juga tak maksimal. Apalagi jika malam hari, kondisi di jalur tersebut semakin rawan tindak kejahatan karena tanpa penerangan.

Ketua RT setempat, Abdul Razak menceritakan, terowongan yang berdiri di wilayah Kecamatan Cimanggis, Kota Depok, tersebut ada sejak pertama kali tol Jagorawi berdiri. Di bawahnya, terdapat aliran Sungai Kalimanggis yang mengalir dari arah Depok menuju Jakarta.

“Waktu itu pernah ada kejadian perampokan di sini, tapi itu sudah lama. Meski begitu, kita tetap khawatir kejadian tersebut akan terulang. Makanya, terkadang kami tempatkan beberapa warga untuk ronda di sekitar sini, untuk jaga keamanan saja,” beber Abdul pada Radar Cibubur kemarin.

universitas nusa bangsa bogor

Sambung dia, kondisi tersebut sudah dilaporkan kepada aparatur pemerintahan setempat. Minimal, kata dia, adanya penerangan jalan yang dipasang di terowongan yang memiliki panjang lebih dari 20 meter tersebut. “Sekarang juga sedang ada perbai­kan drainase, banyak jalan berlu­bang. Kita juga khawatir pengendara yang tidak melihat justru masuk ke lubang. Sekarang, ya, hanya mengandalkan lampu jalan,” bebernya lagi.

Salah seorang pengendara, Revin (34), yang diwawancara Radar Cibubur, mengaku cemas saat melewati terowongan Kalimanggis pada malam hari. Terlebih, ia selalu menggunakan jalur tersebut menuju ke tempat kerjanya di wilayah Cibubur.

Sekadar informasi, terowongan Kalimanggis merupakan alternatif menuju jalan alternatif Cibubur bagi pengendara yang melintas dari arah Depok maupun Bogor. “Ngeri juga. Makanya, kadang saya mending tancap gas, atau me­n­u­nggu pengendara yang lainnya lewat, biar ada yang bareng. Kalau sendirian kadang waswas juga,” kata warga Lembah Hijau, Cimanggis, Depok itu.(dka/c)