Beranda Bogor Raya Andromax Prime Bidik Cileungsi

Andromax Prime Bidik Cileungsi


TELKOMUNIKASI: Warga antre untuk mendapatkan produk yang ditawarkan Andromax Prime di halaman parkir Metropolitan Mall Cileungsi, Sabtu (14/10).

CIBUBUR–Meski Teknologi 4G LTE telah tiga tahun hadir di Indonesia, namun data Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) menunjukkan 60 persen pelanggan seluler masih menggunakan jaringan 2G.

Makanya, Kementerian Komuni­kasi dan Informatika mengharap­kan hadirnya 4G LTE dapat mem­­berikan manfaat dan kemu­dahan kepada masyarakat Indonesia. Hadirnya 4G LTE tentu bukan sekadar peningkatan teknologi. Namun, peningkatan cara komunikasi.

Sebab, dengan kecepatan koneksi, khususnya data yang lebih tinggi dan stabilnya jaringan 4G LTE, dapat memberikan cara baru berkomunikasi. Misalnya melalui data call. Sebagai duku­ngan untuk mendorong perce­patan penetrasi 4G dan peman­faatan teknologi 4G LTE, Andro­max meluncurkan varian hand­phone baru, Andromax Prime.

universitas pakuan unpak

“Dengan diluncurkannya Andromax Prime, kami bermaksud mendorong masyarakat yang masih menggunakan perangkat dan jaringan 2G segera pindah ke jaringan 4G dan memanfa­atkannya,” ujat Div Head Device Sourcing and Management Smartfren, Hartadi Novianto.

Misalnya, kata dia, menghemat pulsa dengan menggunakan data call, ataupun menikmati beragam konten multimedia melalui beragam Digital Added Services yang disematkan dalam Andromax Prime.

Dari hasil survei internal, kata dia, keengganan pengguna pera­ng­kat 2G berpindah menggu­nakan perangkat 4G karena desainnya menggunakan layar sentuh, sehingga sulit untuk dioperasikan.

Untuk itu, Andromax Prime menggunakan keypad QWERTY dan dilengkapi one push button untuk mengakses aplikasi What­sApp. Ini untuk memu­dahkan pengguna menikmati layanan Andromax Prime.(dka/c)