Beranda Bogor Raya Barat Utara Akses Ditutup, Warga Ancam Demo

Akses Ditutup, Warga Ancam Demo

PARUNGPANJANG–Warga Ciparai Bakti, Desa/Kecamatan Parungpanjang, dibuat berang perumahan Sentraland. Sebab, akses warga ditutup panel perumahan. Warga pun mengancam akan demo jika jalan tidak kembali dibuka.

Hernandi (46), warga Ciparai Bakti, Parungpanjang, mengatakan bahwa akses jalan yang ditutup merupakan akses warga untuk aktivitas sehari-hari.
“Saya kaget kenapa sampai ditutup sepihak. Sekarang mana bisa saya lewat, panelnya juga tinggi dan sudah melingkari lahan usaha saya,” ujarnya kepada Radar Bogor, kemarin (5/10).

Masih kata Hernandi, akses jalan sebelumnya bisa digunakan warga untuk pejalan kaki dan sepeda motor. “Kalau sekarang jalan saja sulit. Warga sangat kecewa karena pihak perumahan tidak memberitahukan nasib warga,” terangnya.

universitas nusa bangsa unb

“Sebelumnya tidak ada musyawarah dengan warga di sini. Padahal, ada empat rumah yang paling terimbas penutupan akses ini,” sambungnya.

Menanggapi hal itu, Sekcam Parungpanjang, Icang Aliyudin menyesalkan sikap pengembang perumahan. Pemerintah Kecamatan Parungpanjang akan memanggil pihak perumahan Sentraland. “Kami akan panggil pengembangnya. Seharusnya bisa lebih menghargai warga setempat, jangan sampai semena-mena,” ujarnya kepada Radar Bogor kemarin.

Icang mengatakan, pengembang harus berkomunikasi dengan warga. Jangan sampai membuat warga geram dan melakukan hal-hal tidak diinginkan. ”Kalau memang mau ditutup, ya beri akses jalan untuk warga. Musyawarahkan dahulu, jangan main tutup. Jangan sampai ada konflik sosial,” tukasnya.

Sementara itu, pengembang Perumahan Sentraland hingga kemarin belum bisa dimintai keterangannya terkait keluhan warga. Wartawan Radar Bogor sudah berusaha mengonfirmasi, namun belum ada jawaban.(all/c)