Beranda Bogor Raya Ribuan Warga Enggan Buat KTP

Ribuan Warga Enggan Buat KTP

JONGGOL–Menjelang pemilihan kepala dae­­rah (Pilkada) serentak 2018, Pemerintah Ke­camatan Jonggol meminta seluruh warganya di 14 desa se-Kecamatan Jonggol untuk segera me­­lakukan perekaman KTP-el, agar memiliki hak suara dalam pesta demokrasi lima tahunan itu.

Camat Jonggol Beben Suhendar mengatakan, dari 14 desa, masih segelintir warga yang sadar pentingnya memiliki kartu tanda penduduk (KTP). Ini terlihat dari banyak warga yang masih belum melakukan perekaman KTP-el hingga mencapai 4.725 warga. “Ribuan warga tak sadar pentingnya KTP. Makanya, saya minta para kepala desa untuk mendorong warganya segera melakukan perekaman KTP elektronik,” ujarnya saat rapat minggon di aula Kecamatan Jonggol, kemarin (4/10).

Tak hanya itu, Beben juga meminta agar stafnya segera melayangkan surat kepada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bogor, untuk meminta penambahan alat perekaman.

wisuda unpak bogor

“Saat ini kami baru memiliki satu alat pereka­man. Ini harus ditambah agar masya­rakat tidak terlalu lama menunggu perekaman,” terangnya. Camat khawatir banyak warga yang enggan mengurus KTP-el.

Dikhawatirkan ini akan menjadi persoalan di bela­­­kang hari. Seperti, warga tidak mendapat meng­­­gu­nakan hak suaranya untuk memilih bu­­pati. “Jangan sampai ada warga yang tak me­miliki hak suara dalam pilkada nanti, hanya ka­rena belum melakukan perekaman,” tu­turnya.

Sementara itu, Kepala Desa Singajaya, Neneng Ahmad Fauzi menuturkan, banyaknya warga yang belum melakukan perekaman KTP-el ka­rena dosa pemerintah pusat.

Khususnya ter­kait maraknya isu minimnya distribusi blang­ko KTP. “Jika sistem perekaman hingga per­cetakan KTP-el dibenahi dan tidak lagi mem­persulit warga, saya yakin banyak warga mela­kukan perekaman. Tanpa disuruh kepala desa pun, warga pasti mau membuat KTP. Sebab, warga juga butuh KTP,” terangnya.(azi/c)