Beranda Bogor Raya Raperda PKL Belum Rampung

Raperda PKL Belum Rampung

RAMAI: PKL di sekitar Kecamatan Cibinong belum tertata dengan maksimal, terlebih Raperda PKL belum selesai.

CIBINONG–Pedagang kaki lima (PKL) di Kabupaten Bogor, belum tertata dengan baik. Untuk menga­tasi masalah terse­but, Komisi II DPRD Kabu­paten Bogor kembali membahas Ran­ca­­ngan Peraturan Daerah (Raperda) PKL, kemarin (3/10).

Ketua Komisi II DPRD Kabupa­ten Bogor, Yuyud Wahyudin menga­takan, naskah akademik (NA) dan raperda ditargetkan tahun ini selesai dibahas. Sehingga, tahun depan sudah bisa diberlakukan.

“Perda ini ditunggu banyak pihak, terutama dinas terkait,” ujarnya kepada Radar Bogor usai rapat di ruang rapat serba­guna gedung DPRD.

Menurutnya, salah jika kebera­daan PKL diobrak-abrik. Yuyud meng­a­­nalogikan, apabila peme­rintah menyediakan lapangan kerja sesuai dengan jumlah keselu­ruhan PKL yang ada, maka akan kesulitan menye­diakannya. Sebab, kata dia, PKL adalah tenaga kerja yang mem­buka pekerjaan sendiri.

Sehingga, sambung Yuyud, yang harus dilakukan bukanlah pembe­rang­usan melainkan pendataan, pemberda­yaanm dan pembinaan. Namun, para PKL juga harus sadar hukum.

Apabila ada lokasi atau zona yang ditentukan maka harus dijalani. “Salah satunya dengan dibuatkannya penem­patan, yakni zona merah yang tak boleh sama sekali berjualan, kuning boleh namun dengan keten­tuan tertentu, dan hijau yang mema­ng untuk berjualan,” imbuhnya.

Sementara itu, ketua Badan Pem­bentukan Peraturan Daerah (BPPD) DPRD, Usep Saefullah mengu­ng­kapkan, NA untuk Oerda PKL sudah terealisasikan. Sehingga, tinggal menunggu penyam­paian dari komisi.

“Kami terus tegur untuk perce­patan agar ini dapat segera direali­sasikan,” pungkasnya.(rp2/c)