Beranda Bogor Raya Jalan Longsor dan Retak

Jalan Longsor dan Retak

LONGSOR: Longsor terjadi di RT 03/02, Desa Telukpinang, Kecamatan Ciawi.

CIAWI–Hujan deras yang mengguyur wilayah Bogor, menyebabkan jalur alternatif di RT 03/04 Desa Telukpinang, Kecamatan Ciawi, longsor pada Senin (2/10) malam sekitar pukul 22.00 WIB.

Tidak ada korban jiwa dalam bencana tersebut, tapi salah seorang satpam percetakan PT Balebat Dedikasi Prima terluka. Petugas tersebut terseret longsor saat keliling mengontrol pabrik, dan harus dilarikan ke rumah sakit.

Longsor terjadi lantaran me­luap­nya aliran air di selokan yang melintas di ruas jalan alternatif usai diguyur hujan. Selokan meluap karena aliran air tersendat oleh tumpukan sam­pah. Akibat tak kuat menahan debit air, jalan selebar 1,5 meter itu pun longsor sepanjang tujuh meter dan menimpa area yang berada di bawahnya.

Salah satu warga, Yuniar (27) sempat mendengar gemuruh tanah. Suara retakan disusul dengan dentuman keras pukul 22.00 WIB. Karena terkejut, ia pun mengecek keluar rumah. Ternyata jalan di pinggir rumahnya amblas bersama tembok pembatas pabrik terbawa derasnya aliran air.

”Saya waktu kejadian lagi nyetrika di kamar belakang, tiba-tiba terdengar seperti suara bangunan roboh, saya kira ada gempa, pas di cek ternyata jalan longsor,” tutur Yuniar kepada Radar Bogor, kemarin (3/10).

Longsor juga menggerus sebagian fondasi rumahnya, sehingga terancam terkena bencana susulan. ”Kami jadi waswas, soalnya tanah yang bagian belakang sebagian kebawa longsor. Apalagi cuaca kayaknya masih terus hujan,” tuturnya.

Selain longsor, timbul retakan tanah secara mendadak di dekat lokasi kejadian. ”Kami tutup jalan karena sudah tidak bisa dipakai. Bahaya!” ujar Ketua RW 03 Wahidin ditemui di lokasi longsor.

Ia pun langsung menetapkan wilayahnya siaga satu. Warga diminta untuk meninggalkan kediamannya. Selain cuaca yang diperkirakan akan kembali hujan, kondisi jalan juga sudah retak.(don/c)