Beranda Bogor Raya Pemkab Bogor Panen Penghargaan

Pemkab Bogor Panen Penghargaan

SIMBOLIS: Bupati Nurhayanti menerima penghargaan Indonesia Attractiveness Award 2017.

Pekan lalu, Pemkab Bogor kembali meraih penghargaan Indonesia Attractiveness Award 2017. Bahkan, untuk tiga kategori seka­ligus, yakni kabupaten ter­baik peringkat platinum, terbaik untuk kategori infrastruktur dan kabupaten terbaik per region Jawa di Hotel Westin, Jakarta, Jumat (29/09) malam.

Untuk penghargaan kategori kabu­paten terbaik peringkat platinum dengan indeks total 84.10. Sedangkan, kabupaten terbaik untuk kategori infras­truktur terbaik di angka 92.85 dan region Jawa 84.10.

Bupati Bogor Nurhayanti me­nga­takan, penilaian peng­hargaan dari segi infrastruktur dilihat dari bidang kesehatan, pendidikan serta infrastruktur lainnya.

universitas nusa bangsa unb

Kabupaten Bogor, kata dia, fokus pada bidang pendidikan dan bidang kesehatan karena keduanya merupakan kom­ponen yang mendorong indeks pembangunan masya­rakat (IPM).

“Mudah-mudahan peng­hargaan ini memotivasi kami, dan bukan tujuan namun bagaimana infrastruktur untuk kesehatan dan pendidikan dapat dituntaskan sampai 2018,” ujarnya.

Nurhayanti mengatakan, di bidang kesehatan Pemkab Bogor memfokuskan pelayanan kesehatan kepada masyarakat yakni meningkatkan pelayanan puskesmas di 40 kecamatan dengan 33 puskesmas dengan tempat perawatan. Sementara itu, tujuh puskesmas lain akan selesai sampai 2018. Sedangkan, di bidang pendidikan sekitar 500 ruang kelas yang harus di bangun dan semoga terpenuhi. Ia menambahkan, untuk infras­truktur jalan, jembatan, dan pengairan difokuskan walaupun ada beberapa kendala.

“Tahun ini, akan ada pelebaran di kawasan wisata Puncak dari kondisi 7 meter akan menjadi 11 meter untuk mengurai kema­cetan sekaligus mengembangkan juga jalur lingkar selatan dan utara,” ungkapnya.

Menurut CEO Frontier Consul­ting Group Handy Irawan, tim peneliti menyisir data-data sekunder dan primer (mystery calling, analisis digital dan media sosial) dari 508 kota/kabu­paten yang dinilai. Pengum­pulan data primer dilakukan dari Mei sampai Juni 2017, sedang­kan data sekunder dikolek­si sejak awal 2016.

Di tempat berbeda, Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyeleng­garakan Gedung Sate Festival bertajuk Semarak Pesta Rakyat dalam rangka HUT Jabar.

Dalam kesempatan tersebut, Dinas Komunikasi dan Infor­matika Kabupaten Bogor menya­bet penghargaan sebagai booth terbaik di pameran TIK yang mengambil tema ‘Pameran Interaksi 2017’.

Kadiskominfo Kabupaten Bogor, Wawan Munawar Sidik memberikan apresiasi terhadap para stafnya yang ikut dalam pameran tersebut, karena mampu memberikan informasi kepada pengunjung dengan gaya yang natural, ramah dan mampu menguasai materi tek­hnologi yang ditampilkan serta bisa menampilkan sentu­han dekorasi booth yang ber­nuan­sa alami dan sejuk seperti nuasa alam Kabupaten Bogor.

 

Kasi Pengelolaan Sumber Daya dan Layanan Publik pada Disko­minfo Kabupaten Bogor, Dini Saumi Imanah mengatakan, dalam pameran tersebut Dis­kominfo menunjukkan perkem­bangan TIK di Kabupaten Bogor mulai dari papan informasi elektronik  (PIE) touchscreen, jaringan intranet yang sudah terkoneksi dari OPD, kecamatan, kelurahan dan puskesmas, penggunaan drone untuk kegiatan doku­men­tasi dan publikasi, live report dan live streaming Radio Teman hingga Majalah Inovasi sebagai media informasi dan komunikasi Pemkab Bogor.(*/rp2)