Beranda Berita Utama Terseret Banjir, SD Kampung Tengah Ambruk

Terseret Banjir, SD Kampung Tengah Ambruk

BUTUH BANTUAN: Kondisi SDN Kampung Tengah, Desa Puraseda, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, setelah diterjang banjir yang diakibatkan Sungai Cisarua meluap.

LEUWILIANG–Hujan deras yang mengguyur Bogor dan sekitarnya mengancam pelaksanaan ujian tengah semester (UTS) siswa SDN Kampung Tengah, Desa Puraseda, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor. Sebab, tiga ruang kelas sekolah yang bersebelahan langsung dengan Sungai Cisarua ambruk terbawa arus yang meluap.

Kepala SDN Kampung Tengah, Atori mengatakan, hujan mengguyur wilayah Puraseda sejak pukul 16.00 WIB membuat Sungai Cisarua meluap. Akibatnya, sekolah ambruk sekitar pukul 18.30 WIB. “Sebelumnya rumah komite kami dulu dekat sekolah, baru sekolah ambruk,” ujar Atori kepada Radar Bogor, kemarin (30/9).

Menurut dia, tiga ruang kelas dan satu kantor guru serta kepala sekolah ambruk seketika. “Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini,” imbuhnya.

universitas nusa bangsa unb

Saat ini, tersisa hanya satu ruang perpustakaan dan tiga ruang kelas. Untuk pelaksanaan UTS, Senin (2/9) besok, Atori mengaku telah berkoordinasi dengan SDN Puraseda untuk meminjam ruangan bagi siswa-siswinya.

“Kalau kondisinya memungkinkan, kami bisa gunakan kelas yang ada, tapi kalau tidak, ya kami juga sudah koordinasi di SDN Puraseda untuk menggunakan kelas mereka di siang hari,” jelasnya.

Sementara itu, sejumlah muspida mendatangi lokasi dan melihat kondisi sekolah. Sejumlah bantuan bertahap diberikan dan dilakukan relokasi.

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor TB Luthfi Syam mengatakan, pihaknya ikut membantu menyelamatkan barang yang masih tersisa serta koordinasi untuk memindahkan KBM ke SDN Puraseda 1.

“Rencana berikutnya memasang bronjong, tapi ini sepertinya agak terlambat karena anggaran perubahan baru beres,” ujarnya.

Luthfi juga mengaku telah berkoordinasi dengan kepala desa setempat untuk mencari lokasi alternatif agar tanah bisa segera dibeli dan segera dibangun. “Semuanya masih tahap proses, tentu kami usahakan segera,” tutupnya.(ran/c)