Beranda Bogor Raya Warga Keluhkan Galian Kabel

Warga Keluhkan Galian Kabel

DIKELUHKAN: Tanah bekas galian kabel optik dibiarkan menumpuk di jalan yang baru dibeton, kemarin.

CITEUREUP–Pemasangan kabel milik Perusahaan Listrik Negara (PLN) kembali menuai persoalan. Kemarin, beberapa warga mempertanyakan aktivitas pemasangan kabel optik milik PLN yang dilakukan di Kampung Lio Baru, Desa Sanja. Sebab, penggalian tanah dilakukan dengan merusak sebagian jalan beton yang belum lama dibangun pemerintah.

“Jalan ini baru dibangun. Tapi kok sudah dirusak,” kata warga sekitar, Humaidi Hambali (29).

Menurutnya, aktivitas itu tak hanya membuatnya kesal. Beberapa pemuda dan masyarakat yang merasa pernah memperjuangkan pembangunan jalan itu juga ikut kesal.

universitas pakuan unpak

“Untuk dapat jalan bagus seperti ini kami harus demo beberapa kali ke kecamatan. Kok, sudah jadi malah dirusak. Jelas kami kecewa,” ucapnya.

Kemarahan itu cukup beralasan, lantaran pembangunan jalan dengan standar ideal telah lama dinanti warga. Sebelum adanya pembangunan, kondisi jalan rusak sering kali mengganggu kenyamanan pengendara hingga berbuah banyak korban.

“Sudah banyak yang celaka saat melintasi jalan ini. Beberapa tahun kami tunggu pembangunan. Karena itu kami perjuangkan agar jalan bagus,” terangnya.

Karenanya, Hambali mengaku akan berkoordinasi dengan ketua karang taruna dan tokoh masyarakat untuk menegur PLN. Tak hanya itu, bersama warga, dirinya akan menuntut PLN bertanggung jawab. “Jika tidak diperbaiki, PLN akan kami desak,” tegasnya.

Saat dikonfirmasi, Manajer Area PLN Cileungsi, Everlin mengaku akan mengkroscek informasi tersebut. Ia pun akan memastikan status proyek yang merusak jalan tersebut.

“Saya akan komunikasi dengan kepala areanya dulu,” singkatnya.Lebih lanjut ia menerangkan, selama proyek galian kabel yang dilakukan PLN tak pernah lepas koordinasi dengan pemerintah daerah. “Kalaupun benar itu proyek kami, pasti (PLN) Area sudah koordinasi dengan PU. Tapi, nanti akan saya pastikan,” tuturnya.(azi/c)