Beranda Bogor Raya Kisah Sukses Oktafia Putri

Kisah Sukses Oktafia Putri

BISNIS: Oktafia Putri kini fokus menjalankan usaha make up artist miliknya, setelah berhenti kerja di bank.

Make up sudah menjadi kebutuhan saat ini. Bagi kaum hawa, make up seolah menjadi sesuatu yang wajib terhias di wajah setiap hari. Itu pula yang tak ingin disia-siakan Oktafia Putri menekuni bisnis make up artist. Bagaimana kisahnya?

Laporan:
Andika Try Wiratama

Setelah lulus sebagi seorang wanita di bidang manajemen perbankan, butuh waktu sebelas tahun hingga akhirnya Okta –begitu dia disapa- memilih menekuni dunia make up. Selama itu pula Okta bekerja di bank swasta dengan jabatan terakhir sebagai manager priority.

universitas nusa bangsa unb

Namun, di penghujung kariernya sebagai manajer bank, diganti dengan menekuni dunia make up artist. Okta memilih beralih profesi sebagai business woman make up artist yang kini sudah berjalan hampir dua tahun.

“Awalnya saya mengikuti sekolah kecantikan di Jhonny Andrean School. Selain itu, saya sering ikut seminar dan workshop make up artist ternama di Indonesia,” kata Okta pada Radar Cibubur.

Mengikuti workshop dan seminar, lanjut Okta, sebagai referensi dalam menimba ilmu make up yang dilakukan make up artist profesional. Menu­rutnya, make up artist adalah peluang besar dalam dunia usaha.

“Serta bisa menjadikan semua wanita tampil flawless tanpa harus berdandan berlebihan. Target saya bisa menjadi make up artist ternama seperti Arman Armano, Anpa Suha dan Laode yang merupakan inspirasi saya,” terangnya.

Dia memberi nama usaha make up artist-nya dengan GlamLookz. Nama tersebut bisa diartikan sebagai tampil cantik dengan make up tak harus berlebihan atau mahal, namun tetap terlihat mewah dan elegan.

Make up yang diberikan mengikuti dengan tren sekarang. Namun, kata dia, ada saja konsumen yang ingin dirias sesuai keinginan mereka. “Kami juga harus mengikuti,” sahutnya.

Soal promosi usahanya, Okta tetap me­ma­nfaatkan media sosial. Meng­ingat media sosial memiliki dampak luar biasa sekarang. “Instagram dan Facebook banyak diakses,” tukas Okta di sela–sela kesibukannya.(dka/c)