Beranda Bogor Raya Melihat Aktivitas Lurah Jatikarya, Sulatifah

Melihat Aktivitas Lurah Jatikarya, Sulatifah

Bekerja di instusi pemerintahan, tidaklah semudah membalikkan telapak tangan. Salah satunya Lurah Jatikarya, Sulatifah (51) yang harus menjalankan program kerja Pemerintah Kota Bekasi agar sesuai target.

Laporan:
Andika Try Wiratama

Sejak mengemban jabatan Lurah Jatikarya pada 25 September 2013, ia berhasil menyabet prestasi. Di antaranya, Jatikarya dinobatkan sebagai Kelurahan Terbaik Tingkat Kecamatan Jatisampurna dalam rangka pencapaian target pembayaran pajak bumi dan bangunan (PBB) Kota Bekasi pada 2013.

universitas ibn khaldun uika bogor

“Misal di 2015 lalu, wali kota mencana­ngkan sebagai tahun pelayanan. Maka, program yang saya lakukan dengan mem­buat pusat pelayanan di kantor kelurahan, seperti pelayanan satu pintu yang berjalan sampai sekarang,” ujarnya kepada Radar Cibubur.

Tak sampai di situ, pada 2016-2017 Pemkot Bekasi juga mencanangkan seba­gai tahun infrasturktur. Maka, tugas utama Sulatifah melakukan perbaikan infrastruktur di wilayah kerjanya, seperti pengecatan trotoar sepanjang jalan depan Plaza Cibubur.

Selain itu, dia juga mengakui ada beberapa program yang masih menjadi pekerjaan rumah baginya, yakni Grebek K3 (Kebersihan, Keindahan dan Ketertiban). Program yang gencar dikampanyekan wali Kota Bekasi ini masih dalam tahap pelaksanaan di Kelurahan Jatikarya.

“Dari ketiganya, sambil berjalan sedang saya gencarkan terhadap kepala seksi (kasi) untuk sama-sama dikerjakan. Saya juga sedang menyosialisasikan kepada warga saya mengenai program 1.000 Taman dan Sejuta Lubang Biopori untuk resapan air,” jelasnya.

Meski begitu, mantan sekretaris kelurahan (seklur) ini mengaku semua tugas dan program yang dicanangkan tidak berjalan dengan mulus tanpa bantuan berbagai pihak, baik kelurahan, dinas sosial, maupun warga Jatikarya.

“Menjadi lurah merupakan sebuah amanah yang harus saya lakoni dengan penuh tanggung jawab. Makanya, saya harus berkecimpung langsung dengan masyarakat. Tidak hanya menunggu lapo­ran dan berdiam diri di balik meja. Rapat, apel pagi, konsultasi dengan bawa­han saya lakukan sesering mungkin,” tegas ibu dua anak ini.

Ke depannya, Sulatifah berharap semua program yang sudah dicanangkan Pemerintah Kota Bekasi dapat dijalankan semaksimal mungkin. Makanya, dia tak sungkan melakukan sosialisasi dengan terjun ke lapangan bertemu warga.

“Silaturahmi dengan RT dan RW tidak boleh diabaikan. Dengan begitu, masya­rakat dapat mengetahui dan mengenal lebih dekat sosok seorang lurah Jatikarya,” tutupnya.(dka/c)