Beranda Bogor Raya Pendapatan Pajak Reklame Minim

Pendapatan Pajak Reklame Minim

CIBUBUR-DPRD Kota Bekasi me­nyoroti masalah potensi pajak reklame yang selama ini masih terhambat masuk kas pendapatan asli daerah (PAD) Kota Bekasi. Ketua Komisi III DPRD Kota Bekasi, Komaruddin menga­takan, masih banyak wajib pajak di sektor reklame yang belum taat pajak dan me­ngurangi potensi pajak daerah sekitar Rp46 milyar.

“Sampai saat ini pajak reklame baru diterima Rp19 miliar dari target pendapatan Rp67 miliar atau setara 22,3 persen dari total penerimaan pajak reklame,” ujarnya kepada wartawan, kemarin (8/9).

Menurut data organisasi pe­rangkat daerah (OPD) Pe­merintah Kota Bekasi, kata Komaruddin, masih ada sekitar 2.700 wajib pajak belum membayarkan kewajiban pajak reklame.

“Yang sudah mengurus rekomendasi 4700 dan baru 2000 wajib pajak yang mem­bayar. Jadi masih ada 2700 wajib pajak belum bayar. Kami me­minta dinas terkait mem­formulasikan program kerja men­­dorong percepatan peneri­maan pendapatan dari sektor reklame,” tambahnya.

Komaruddin menyinggung soal potensi reklame di Kota Bekasi yang bisa menjadi sumber penerimaan pajak untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Sekitar 9.000 potensi reklame yang bisa dijadikan sumber pajak, untuk itu harus dikejar oleh OPD terkait untuk masalah pendataan dan simpilkasi pelayanan perizinan agar para investor tertarik untuk tertib menjalankan kewajiban membayar pajak,” beber Komaruddin.

Dia mengimbau Pemkot Bekasi terus meningkatkan koordinasi dengan Satpol PP untuk menertibkan reklame tak berizin. Pasalnya, banyak reklame liar di Kota Bekasi yang telah me­nghilangkan potensi pendapatan pajak reklame.(kub)