Beranda Bogor Raya Pemkab  tak Bisa  Jalan SendiriPemkab  tak Bisa  Jalan Sendiri

Pemkab  tak Bisa  Jalan SendiriPemkab  tak Bisa  Jalan Sendiri

SIMBOLIS: Bupati bersama perwakilan UMJ dan MPR RI menghadiri penutupan KKN di Gedung Tegar Beriman Cibinong, kemarin.

CIBINONG–Pemkab Bogor resmi menggandeng Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), kemarin (4/9). Kerja sama tersebut terkait pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat.

Bupati Bogor Nurhayanti mengatakan, kerja sama dilakukan juga dengan perguruan tinggi lain. Sebab, kata dia, seorang bupati tidak punya arti apa-apa tanpa kerja sama dengan semua pihak.  “Kerja sama yang dilakukan tidak hanya lewat kuliah kerja nyata (KKN), tetapi juga kegiatan-kegiatan lainnya,” ujarnya di Gedung Tegar Beriman Cibinong saat penutupan KKN yang telah dilaksanakan di Kecamatan Rumpin, Ciseeng, Leuwiliang dan Pamijahan.
Lebih lanjut ia mengatakan, hasil dari kegiatan KKN seperti bimbingan belajar, pengajian dan penataan sarana ibadah, pembinaan masalah kesejahteraan sosial, pembinaan budaya dan kesenian.

Selain itu, kata dia, pembinaan UMKM, penghijauan dan pengelolaan sampah, edukasi gizi dan pola hidup sehat juga telah memberikan pelajaran bagi masyarakat setempat sebagai penerima manfaat.

Tentunya, hal tersebut memberi harapan bagi masyarakat setempat untuk mening­katkan produk domestik regional bruto (PDRB) dan mendorong akselerasi indeks pembangunan manusia (IPM). “Semoga memperoleh solusi atas berbagai permasa­lahan yang dihadapi dalam upaya mening­katkan kesejahteraan dan kualitas hidupnya, antara lain dalam bentuk terwujudnya kader kebangsaan untuk mewujudkan desa berperadaban,” tuturnya.

Selain itu, kemarin dilaksanakan pula sosialisasi empat pilar oleh Majelis Permu­syawaratan Rakyat (MPR) Republik Indo­nesia. Kepala Biro Sekretariat Pimpinan MPR RI, Muhammad Rizal menuturkan, empat pilar tersebut tidak pernah terlepas dari kawalan dan perjuangan bersama.

“Saya berharap para peserta betul-betul mengambil inti sari dan manfaat dari empat pilar berbangsa dan bernegara yang disosialisasikan dalam kegiatan ini,” terangnya.

Selain itu, tambahnya, MPR RI sebagai lembaga legislatif negara juga terus berusaha menghidupkan kembali nilai-nilai perjungan. (rp2/c)