Beranda Bogor Raya BTT Tak Digubris Pedagang

BTT Tak Digubris Pedagang

CIBUBUR–Meski Pemerintah DKI Jakarta tengah menegakkan aturan Bulan Tertib Trotoar (BTT), kebijakan ini belum sepenuhnya dipatuhi masyarakat. Terbukti, masih banyak pelanggaran yang ditemukan petugas di lapangan.

Seperti di trotoar Jalan Jambore, yang berada di depan pusat perbelanjaan Cibubur Junction. Di sana, badan trotoar selebar sekitar 1,5 meter itu beralih fungsi menjadi tempat para pedagang kaki lima (PKL).

Menurut salah satu pedagang, Rohanna (42), ia dan pedagang lainnya sudah lama berjualan di lokasi tersebut dan telah ditertibkan berulang kali. Karena alasan ekonomi, pedagang nekat kembali berjualan di atas trotoar. “Sudah hampir tiga tahun saya berjualan di sini. Jika ada petugas, ya kita tidak jualan, apalagi kalau ditertibkan,” ujarnya kepada Radar Cibubur, kemarin (3/9).

Sementara itu, sejumlah pejalan kaki menilai pemerin­tah setempat tidak tegas karena membiarkan para PKL berjualan di atas trotoar. “Jika dibiarkan lama-lama makin banyak dan susah ditertibkan,” ujar Bayu (35), warga RW 12, Kelurahan Cibubur, Jakarta Timur.

Berdasarkan pantauan di lapangan, trotoar depan Cibubur Junction dipenuhi PKL. Di trotoar sepanjang sekitar 100 meter itu, tidak terlihat penjagaan petugas Satpol PP. Tak hanya para PKL yang membandel, sejumlah kendaraan roda dua dan angkutan umum seringkali mangkal di lokasi. Akibatnya, jalur ini mengalami kepadatan.

Padahal, selama operasi BTT, petugas gabungan Pemerintah Kota Jakarta Timur sudah menindak 1.439 pelanggar. Demikian ditegaskan Kepala Satpol PP Jakarta Timur, Hartono Abdullah kepada wartawan beberapa hari lalu.

Mereka melakukan BTT selama tiga pekan. “Tercatat ada 1.439 pelanggar yang selama ini menyalahgunakan trotoar,” tegasnya. Pelanggaran yang ditindak petugas, didapat dari operasi yang dilakukan di sepuluh kecamatan.

Penindakan pun masih terus dilakukan sampai BTT berakhir dan warga tak lagi menyalahi tempat yang diperuntukkan bagi pengguna jalan tersebut. Hartono menyebutkan, dari 1.439 pelanggar yang ditindak, tujuh dari 215 sepeda motor melintas di trotoar ditilang, sementara 208 lainnya diberikan imbauan.

Selain itu, dari 367 kendaraan yang parkir liar, 95 di antaranya diderek. “Ada juga 54 unit kendaraan dicabut pentilnya, 32 ditilang kepolisian, dan 184 diberi im­bauan,” paparnya.(dka/c)