Beranda Bogor Raya Kesehatan Hewan Kurban Dijamin

Kesehatan Hewan Kurban Dijamin

CIBINONG-Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan (Disnakan) Kabuapten Bogor, Siti Farikah menjamin hewan kurban tahun ini aman. Hal itu dikatakannya usai melaksanakan salat Idul Adha di Lapangan Tegar Beriman Cibinong, kemarin (1/9).

Dia mengatakan, di setiap lokasi pemotongan hewan kurban dilakukan pemantauan oleh petugas dari mahasiswa KOAS Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) IPB, petugas medis dan paramedis dari Diskanak, petugas dari Kementerian Pertanian dan seluruh DKM.

Mereka sudah dilatih untuk mendampingi pemotongan hewan kurban di setiap lokasi. “Kami harapkan hewan kurban Kabupaten Bogor aman. Hewan kurban sehat dan yang makan merasa aman,” ujarnya kepada Radar Bogor.

Petugas disebar di 40 kecamatan. Masing-masing petugas telah menerima jadwal penempatan. Namun petugas akan lebih banyak ditempatkan di lokasi padat ternak. “Masing-masing sudah dibagikan jadwalnya. Yang padat ternak itu lebih banyak petugas,” tuturnya.

Menurutnya, kurban tahun ini mengalami peningkatan sebesar 10 persen. Angka ini didapatkan usai pendataan petugas di lapangan. Usai pemotongan, para DKM akan melaporkan data ke Diskanak yang dihimpum petugas pemantau di setiap kecamatan.

Kemudian dikumpulkan dan direkap, lalu dilaporkan. “Jumlahnya, baik kambing maupun sapi mengalami peningkatan. Berarti nikmat dan semangat jiwa berkurban di Kabupaten Bogor meningkat,” terangnya.

Pada Kamis (31/8), Pemerintah Kabupaten Bogor melepas petugas dan mahasiswa pemeriksa kesehatan hewan dan daging kurban. Pelepasan dilakukan di kantor Disnakan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Adang Suptandar dan Kepala Disnakan Siti Farikah.

Petugas dan mahasiswa pemeriksa kesehatan hewan kurban terdiri dari mahasiswa FKH IPB serta dosen pembimbing 101 orang, dokter hewan dari Dirjennak Kementan 28 orang, tenaga harian lepas Kementan 14 orang.

Kemudian petugas Diskanak Kabupaten Bogor 48 orang, kader kesehatan hewan (keswan) 17 orang, Persatuan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) cabang Jawa Barat II 19 orang, serta pemantau kabid atau kabag enam orang.(rp2/c)