Beranda Bogor Raya Warga Sembilan Desa Minta Jaringan PDAM

Warga Sembilan Desa Minta Jaringan PDAM

Galuh/Radar Bogor/c
ASPIRASI: Anggota DPRD Kabupaten Bogor dari dapil I melakukan reses di kantor Kecamatan Babakan Madang untuk menjaring aspirasi dari masyarakat, kemarin (30/8).

BABAKAN MADANG–Reses anggota DPRD dapil I dilaksanakan di Kecamatan Babakan Madang, kemarin (30/8). Momen di mana para wakil rakyat membawa aspirasi masyarakat tersebut, dimanfaatkan sebaik mungkin.

Di antaranya masyarakat sembilan desa se-Kecamatan Babakan Madang meminta tambahan jaringan pipa PDAM agar mengaliri desanya. Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Saptariyani mengatakan, keluhan tersebut akan disampaikan langsung ke manajemen PDAM Tirta Kahuripan hari ini (31/8).

Menurutnya, dengan penyertaan modal Rp100 miliar tahun ini tidak ada lagi keluhan PDAM karena kurangnya jaringan pipa. “Kami akan sampaikan keluhan warga Babakan Madang ini ke PDAM Tirta Kahuripan,” ujarnya kepada Radar Bogor.

Dia menambahkan, sulitnya layanan langganan PDAM Tirta Kahuripan bukan hanya dirasakan masyarakat Babakan Madang, tetapi juga Cibinong. Mereka juga berjanji akan evaluasi kinerja PDAM. “Kami akan cari jalan terbaik agar sebaran layanan PDAM tambah luas dan dinik­mati masyarakat Bumi Tegar Beriman,” tambahnya.

Sementara itu, anggota Komisi III DPRD, Iswahyudi meminta PDAM Tirta Kahuripan memperluas cakupan layanan jaringan pipa di Cibinong Raya.

Di antaranya Babakanmadang, Bojonggede, Citeureup, Klapanunggal, Cibinong, dan Sukaraja. “Saya meminta ke depan Cibinong Raya ini cakupan layanan langganan PDAM bisa di angka 80 persen karena masyarakatnya cukup padat,” harapnya.

Di tempat yang sama, Kepala Desa Bojongkoneng, Suhandi meminta cakupan jaringan atau langganan PDAM Tirta Kahuripan masuk ke desanya. Terutama wilayah-wilayah kompleks perumahan.

“Kalau masyarakat di kampung saya meminta bantuan pipa air tiga inch untuk mengalirkan air dari gunung ke perumahan warga,” pungkasnya.(rp2/pkl6)