Beranda Bogor Raya Barat Utara Bangun Desa Mandiri Pangan

Bangun Desa Mandiri Pangan

PELATIHAN: Enam kepala desa di Kecamatan Dramaga, mendapatkan pelatihan cara bertani dari Jimmy Hantu sebagai langkah awal mempersiapkan desa mandiri pangan, kemarin. Arifal/Radar Bogor

DRAMAGA–Enam desa di Kecamatan Dramaga akan disulap menjadi kawasan mandiri pangan kecamatan. Untuk memulai program desa mandiri pangan, enam kepala desa yang ditunjuk sebagai percontohan belajar bertani kepada pakar pertanian, Jimmy Hantu, kemarin (9/8).

Enam desa itu adalah Sukadamai, Suka­wening, Desa Petir, Purwasari, dan Cika­rawang Sirnasari. Camat Dramaga, Baehaki mengatakan, enam desa tersebut merupakan desa dengan lahan pertanian terbanyak. Namun sejauh ini masih belum bisa dimaksimalkan dengan baik. Hal inilah yang mendorong camat beserta kepala desa membangun “kerajaan” pertanian di wilayah Dramaga.

“Ini merupakan kelanjutan membangun Dramaga mandiri pangan. Enam kepala desa sengaja dikumpulkan dan belajar bagaimana menjadi petani berdasi untuk memakmurkan desa dan masyarakatnya,” ujarnya kepada Radar Bogor.

Lebih lanjut Baehaki mengatakan, saat ini sudah ada lahan dua hektare di Desa Sukadamai yang akan menjadi lokasi pembibitan. “Tahap awal, lahan dua hektare sudah disiapkan untuk pembibitan,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Desa Sukadamai, Pepen Supendi mengatakan, komitmen membangun desa mandiri pangan sudah bulat dan lahan sudah siap.
“Desa Sukadamai sudah siap,” tuturnya kepada Radar Bogor.

Terpisah, pakar pertanian Jimmy Hantu mengatakan, lahan-lahan di Dramaga sangat potensial. Namun, saat ini masih kurang dimaksimalkan. Itu terlihat dari masih serba kekurangan dalam hal pangan. Seperti sayur-mayur, masih banyak warga Dramaga harus beli keluar.

“Padahal, daerah ini potensinya besar dan harus dimaksimalkan. Dengan memanfaatkan seluruh lahan yang nganggur menjadi pertanian, Dramaga tidak akan kekurangan pangan,” tukasnya.(all/c)