Beranda Bogor Raya Tingkatkan Kualitas Mengajar

Tingkatkan Kualitas Mengajar

PENDIDIK: Salah satu guru Sekolah Islam Terpadu (SIT) Fajar Hidayah saat mengajak anak didiknya belajar di ruang terbuka.

CIBUBUR–Pada 2008, Sekolah Islam Terpadu (SIT) Fajar Hidayah jadi salah satu sekolah pemrakarsa pendidikan nasional. Pada 2013, Fajar Hidayah dinobatkan sebagai sekolah ramah lingkungan hidup dengan penghargaan Adiwiyata dari gubernur Jawa Barat.CIBUBUR–Pada 2008, Sekolah Islam Terpadu (SIT) Fajar Hidayah jadi salah satu sekolah pemrakarsa pendidikan nasional. Pada 2013, Fajar Hidayah dinobatkan sebagai sekolah ramah lingkungan hidup dengan penghargaan Adiwiyata dari gubernur Jawa Barat.

Sementara pada 2016 lalu, mereka dapat penghargaan dari menteri lingkungan hidup dan menteri pendidikan RI sebagai Sekolah Adiwiyata Nasional. “Sebagai sekolah Islam, Fajar Hidayah menjadikan agama Islam sebagai materi pembelajaran yang diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Siswa belajar membaca Alquran setiap hari,” ujar Presiden Direktur Fajar Hidayah, Mirdas Eka Yora kepada Radar Cibubur, kemarin (7/8).

Dengan bimbingan guru-guru yang berkompeten, kata dia, para siswa mem­baca Alquran dan berusaha memahami, menghafal ayat-ayat Alquran. Bahkan ada yang sudah hafal hingga 30 juz.

“Fajar Midayah menyadari bahwa sehebat apa pun kurikulum, implementasinya sangat ditentukan kemampuan guru dalam menerapkan dan mengaktualisasikan kurikulum tersebut,” terangnya.

Sehingga, di Fajar Hidayah, pendidikan guru minimal serjana S1, dan sekarang 19 guru sudah magister (S2), sebagian lagi sedang meneruskan program S2. Setiap guru Fajar Hidayah juga wajib mengikuti training pendidikan minimal 120 jam yang diadakan Parent Teacher Children (PTC) Learning School.

Sedangkan bagi guru senior harus melanjutkan training 700 jam dari trainer pendidikan nasional dan internasional. Sekarang Fajar Hidayah bekerja sama dengan Wheelock College Boston AS untuk terus upgrading kualitas guru.

Kata dia, Fajar Hidayah memberikan peng­­hargaan dan beasiswa bagi siswa berprestasi, memberikan pendidikan cuma-cuma bagi putra-putri guru dan karyawan. “Hingga kini sekolah sudah memberikan beasiswa kepada lebih seribu anak yatim dan duafa dari warga sekitar dan berbagai pelosok di Indonesia,” tukasnya.(dka/c)