Beranda Metropolis Warna-warni Parade Bunga Nusantara

Warna-warni Parade Bunga Nusantara

MERIAH: Parade mobil hias yang menampilkan bunga nusantara menutup rangkaian Florikultura Indonesia 2017, kemarin (30/7).

Ketua Panitia Florikultura Indonesia 2017 Syarifah Iis Aisyah mengatakan, Karnaval Florikultura Indonesia terdiri atas beragam agenda. Mulai dari bursa pertanian dan kuliner, lomba merangkai bunga, fashion show, talk show, pawai, lomba marching band, dan lomba mobil hias yang semuanya mengusung konsep cinta bunga nusantara. “Kegiatan ini bertujuan mendorong kebangkitan industri florikultura di Indonesia,” kata Syarifah.

Rektor IPB, Prof Herry Suhardiyanto menambahkan, kegiatan ini juga bertujuan untuk mengekspos potensi industri florikultura, mengidentifikasi dan mengatasi permasalahan yang dihadapi pelaku usaha. “Juga diharapkan dapat mempersingkat rantai pemasaran florikultura dan mengenalkan potensi florikultura Indonesia,” ucapnya.

Di tempat yang sama, Wali Kota Bogor Bima Arya, yang secara langsung membuka karnaval, menjelaskan, Florikultura Indo­nesia 2017 merupakan acara yang bagus, sekaligus mengenal­kan kepada masyarakat bahwa perhelatan seperti ini bukan hanya Cap Go Meh (CGM) maupun helaran seni budaya saja.

“Ada perbedaan signifikan antara pawai mobil hias dengan CGM dan helaran. Kalau CGM dan helaran, nuansa budayanya sangat kental. Tetapi, pawai mobil hias florikultura lebih spesifik dan khusus tentang florikultura dan pertanian,” jelas Bima.

Namun, Bima menilai, acara ini juga memiliki keistimewaan yang tidak dimiliki oleh helaran seni budaya dan CGM. Yakni, dukungan pemerintah pusat, kementerian, dan IPB yang dikoordinasikan dengan Pemkot Bogor. “Pekerjaan rumah (PR) ke depan, bagaimana mengatur momentum dan waktunya, sehingga selaras dengan semua agenda kegiatan di Kota Bogor. Misalnya, tahun depan pelajar bisa ikut berpartisipasi dan mudah-mudahan bisa lebih maksimal koordinasinya,” jelas Bima.(wil/pkl2)