Beranda Berita Utama Calhaj Diminta Hindari Unta

Calhaj Diminta Hindari Unta

BISMILLAH: Sejumlah calon jamaah haji kloter 1 dari Kediri Jawa Timur bergegas menuju pesawat usai tiba di Bandara Internasional Juanda, di Sidoarjo Jawa Timur, kemarin (28/7).

BOGOR–Kelompok terbang (kloter) pertama jamaah haji 2017 terbang kemarin (28/7). Turut dalam rombongan itu calon jamaah (calhaj) Kota Bogor dari kloter 04, kloter 69, dan kloter 77.

“Hari ini (tadi malam, red) ada 410 ja­maah yang diberangkatkan dari total 1.061 calhaj asal Kota Bogor. Dibagi dalam tiga kali kebe­rangkatan,” kata Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah pada Kantor Kementerian Agama Kota Bogor tadi malam (28/7).

Ade bersyukur sebab calhaj Kota Bogor mendapat giliran berangkat awal dan kloter dengan angka kecil. “Sebelumnya kita dapat mendapat nomor kloter ratusan,” kata dia. Untuk keadilan, penentuan angka ini melalui undian atau qurah,” akunya.

radarbogor universitas terbuka

Sebanyak 410 jamaah kloter 04 tersebut hari ini akan diberangkatkan menuju bandara pukul 18.30 WIB dan take off pukul 21.30 WIB menuju Madinah, Saudi Arabia.

Pantauan Radar Bogor, meski diberangkatkan pukul 22.30 Jumat malam, jamaah sudah mulai berdatangan sejak sore hari. Sekitar pukul 20.00 WIB, para calhaj diberi pengarahan di perwakilan Kantor Kementerian Agama Kota Bogor.

“Sembari kami periksa dokumen, BPIH dan buku kesehatan haji. Tujuannya, agar jamaah haji terdeteksi penyakitnya, dibaca rekam medisnya,” imbuhnya.

Di asrama nanti, calhaj mendapat pelayanan dari Kementerian Agama. Di tempat itu, para calhaj kembali mendapat memantapkan persiapan ibadah hajinya. Jamaah juga menerima paspor dan dokumen administrasi penyelenggaraan ibadah haji (DAPI). “Pemerintah memberikan living cost sebesar 1.500 Real dan mendapatkan uang pengembalian paspor sebesar Rp355.000,” jelasnya.

Sementara itu, kendala ditemui di Bandara Halim Perdanakusuma. Setelah pesawat wide body (berbadan lebar) jenis Boeing 777 dari maskapai Garuda Indonesia lepas landas pukul 09.05 WIB, landasan rusak.

Landasan tersebut mengelupas besar. Dimensinya 3 x 2 meter, dengan kedalaman 25 cm. Akibat dari itu, aktivitas penerbangan di Bandara Halim dihentikan selama tiga jam karena ada perbaikan landasan. Pesawat Saudi Airlines yang juga menggunakan Boeing 777 terpaksa harus lepas landas dari Bandara Soekarno Hatta. Penumpang umum pun menumpuk karena beberapa pesawat harus ditunda penerbangannya.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Agus Santoso menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan investigasi. Rusaknya landasan pesawat tersebut bisa terjadi karena berbagai faktor. Misalnya saja soal required takeoff weight (RTOW). Penyebab lainnya bisa juga mengenai kualitas aspal pada landasan pacu. ”Memang saya sudah kasih batasan untuk Bandara Halim, (pesawat) B777 boleh terbang asal RTOW tidak lebih dari 270 ton,” kata Agus.

Pasca perbaikan yang dilakukan, aktivitas di Bandara Halim lancar. Pesawat ukuran medium sudah bisa take off maupun landing.

Untuk menghindari hal serupa, Agus memutuskan untuk pesawat jenis B777 tidak boleh take off atau landing di Bandara Halim Perdanakusuma. ”Selama musim haji, semua pesawat B777 dari Halim dialihkan ke Soetta (Bandara Soekarno Hatta, Red),” ucap Agus.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menginstruksikan untuk berkoordinasi dengan manejemen PT Angkasa Pura II dan panitia embarkasi haji Bandara Halim Perdanakusuma. Budi Karya juga memerintahkan untuk melaksanakan rencana kontingensi kepada penyelenggara bandara embarkasi haji.

Sementara itu, di tempat lain, Pelaksana Harian VP Corporate Secretary PT Garuda Indoensia Hengki Heriandono menjelaskan pada musim haji tahun ini, pihaknya akan menerbangkan sebanyak 107.959 calon jamaah haji. Seluruhnya akan diterbangkan melalui 277 kloter dari sembilan embarkasi. ”Garuda Indonesia menyiapkan sebanyak 14 pesawat berbadan lebar,” katanya.

Sementara itu Menkes Nila F. Moloek juga menghimbau jamaah tetap berisitrahat yang cukup. Apalagi suhu rata-rata di Arab Saudi nanti berkisar 48 derajat sampai 50 derajat celcius. Dengan suhu yang lumayan panas itu, sangat beresiko bagi jamaah lansia dengan penyakit bawaan dari tanah air.

Nila juga meminta jamaah untuk menjalankan pola hidup bersih dan sehat. ’’Hindari berswafoto (selfie) dengan unta,’’ katanya. Sebab unta merupakan salah satu media penularan penyakit MERS atau sindrom pernafasan timur tengah. Menurut Menkes banyak kejadian unta yang sedang sakit MERS.

Secara keseluruhan ada tujuh embarkasi yang membe­rangkatkan jamaah perdana kemarin (28/7). Ketujuh embarkasi itu adalah Jakarta – Pondok Gede, Jakarta – Bekasi, Surabaya, Solog, Medan, Padang, dan Makassar. Dengan total jamaah haji 5.324 orang yang tergabung dalam 13 kloter.(don/lyn/tau/wan)