Beranda Bogor Raya Barat Utara Kapan Galian Disegel?

Kapan Galian Disegel?

BEROPERASI: Truk pengangkut galian tambang hilir-mudik di lokasi galian.

PARUNGPANJANG–Pelaku galian ilegal di lahan milik PT Badra, Desa Pingku, Kecamatan Parungpanjang, membandel. Baru dua hari ditutup Satpol PP, kini kembali beroperasi.

Hal itu tidak terlepas dari lemahnya peran polisi penegak perda tersebut. Sebab, hanya menyam­bangi lokasi galian tanpa melakukan penyegelan. Padahal sudah jelas galian tersebut melanggar.

”Satpol PP cuma nengokin doang, gak ada tindakan atau penyegelan. Jadi penambang galian di sini masih terus bero­perasi,” keluh salah satu warga, Eman Sulaeman (45) kepada Radar Bogor.

universitas pakuan unpak

Ia pun meminta agar Satpol PP tidak ikut bermain dalam galian ilegal tersebut. Menurutnya, Satpol PP harus menjalan­kan tugasnya sebagai penegak perda. ”Jangan mau disuap oleh pemilik galian ilegal. Kami minta Satpol PP segera menye­gel,” tegasnya.

Menanggapi hal tersebut, Kanit Satpol PP Kecamatan Parung­panjang Ustajudin mengklaim pihaknya sudah melakukan penutupan galian tersebut. Bahkan dirinya sudah berkali-kali menegur pengelola. ”Sudah teguran tiga kali. Dan kami lang­sung tutup galian tanah yang bermasalah itu,” klaimnya.

Saat disambangi ke lokasi galian, tak ada satu pun pengelola maupun penanggung jawab PT Badra. ”Gak ada bosnya, saya cuma sopir,” ujar salah satu pekerja, Acep.(all/c)