Beranda Metropolis PKL Ogah Direlokasi Masuk Pasar

PKL Ogah Direlokasi Masuk Pasar

BOGOR–Setelah pedagang Blok F Pasar Kebon Kembang keberatan atas siteplan bangunan Blok F Pasar Kebon Kembang, kini giliran para pedagang kaki lima (PKL) yang keberatan jika direlokasi ke Blok F setelah revitalisasi. Buyung (38), salah satu PKL sepatu di depan Blok F, mengaku enggan jika harus pindah berjualan di dalam bangunan Blok F. Terlebih, para PKL nantinya bakal ditempatkan di lantai atas yang bakal jarang dijumpai calon pembeli. “Pedagang kalau ditaruh di lantai 3 gak mau. Bayangin aja, lantai 1 Borobudur aja mengkhawatirkan, sepi pembeli,” keluhnya.

Senada, PKL busana muslim, Rio (29) meminta untuk disejajarkan dengan lantai dasar jika memang harus direlokasi ke bangunan Blok F. “Semua pedagang binaan di depan menolak diletakkan di lantai 3. Kalau bisa disejajarkan dengan yang lain,” kata Rio. Penolakan masalah tempat tak hanya dilakukan oleh PKL Pasar Anyar.

Pedagang eksisting bagian belakang Blok F Pasar Kebon Kembang pun menolak, lantaran kiosnya bakal naik sekitar 4 meter di siteplan teranyar. “Semula kios kami tidak terlalu tinggi dengan dasar jalan, sedangkan sekarang akan dibuatkan basement sehingga kios kami lantai dasarnya kurang lebih 4 meter tingginya dari jalan,” jelas Sekretaris Paguyuban Pedagang Blok F Pasar Kebon Kembang, Eddy Gurnamto.

wisuda unpak bogor

Padahal, semula Perusahaan Daerah Pasar Pakuan Jaya (PDPPJ) berjanji untuk memprioritaskan nasib para pedagang eksisting pascarevitalisasi. Tapi, hal tersebut dianggapnya jauh panggang dari api. “Dengan fakta ini, berarti PDPPJ dan pemkot tidak melindungi nasib kami para pedagang Blok F.

Malah mendukung investor untuk membuat basement seluas kurang lebih 4.800 meter persegi untuk dijual kepada pedagang baru,” tandasnya. Sementara itu, Direktur Operasional PD-PPJ Syuhairi Nasution mengatakan, meski menerima berbagai penolakan, revitalisasi bangunan Blok F Pasar Kebon Kembang harus tetap dilaksanakan. “Kami tetap dalam prinsip, akan tetap jalan, dan revitalisasi harus jalan,” ucapnya. Malah, dalam waktu dekat dirinya bakal melakukan pendataan pedagang eksisting. “Bagi yang belum menyelesaikan administrasi untuk segera menyelesaikannya. Bagi yang sudah, kami akan daftar ulang. Supaya jelas siapa yang mau ikut bergabung di pasar yang baru nantinya,” tuturnya.(rp1/c)