Beranda Bogor Raya Gagal Lelang, Proyek Taman Molor

Gagal Lelang, Proyek Taman Molor

SANTAI: Seorang warga sedang memancing di sekitar situ yang belum dibangun.

CIBINONG–Situ Plaza Cibi- nong yang digadang-gadang akan menjadi ikon di pusat Ibu Kota Kabupaten Bogor, segera dibangun. “Akhir bulan ini (Juli) atau awal Agustus mulai diba- ngun, tapi yang bangun dari pusat. Diharapkan ini menjadi wajah baru kita, Kota Cibinong,” ujar Kepala Bidang (Kabid) Sarana dan Prasarana (Sarpras) Bappeda dan Litbang Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika kepada Radar Bogor.

Lebih lanjut ia mengatakan, pembangunan taman di belakang gedung DPRD Kabupaten Bogor mundur dari waktu yang telah ditentukan.

Target awal, dibangun pada Mei dan selesai November tahun ini. Kemunduran tersebut, lan taran adanya gagal lelang dalam pele- langan di pemerintah pusat. “Harusnya November sudah bisa dibuka (resmikan, red), ngaret ka rena mengalami gagal lelang. Inti nya tahun depan sudah bisa digu nakan mas- yarakat,” tuturnya.

Untuk program Situ Front City ini, tambah Ajat, Bappeda dan Lit bang Kabupaten Bogor mempunyai cara tersendiri untuk mencari donatur pem- bangunan.

Di antaranya, berkoordinasi dengan Provinsi DKI Jakarta dan pemerintah pusat dengan cara menawarkan konsep yang dimiliki. Semisal, ke DKI ditawarkan untuk melakukan penyodetan dengan keuntungan bagi mereka bahwa situ ini bisa menampung air lebih banyak dan Jakarta tidak akan kebanjiran.

Sedangkan, ke pemerintah pusat terkait pengembangan wilayah karena Bappenas yang memiliki kewenangannya. “Untuk pintu keuangan pem- bangu nan, kami melakukan de ngan cara government to government. Kami sedang koordinasi terkait ini dan tinggal bagaimana kita bersama-sama mendorong Cibinong mempunyai karak teristik geografis yang berbeda dengan kota lain,” terangnya.

Namun demikian, sambung dia, pihaknya belum memprioritaskan dan memasarkan pembangunan program Situ Front City kepada pihak swasta.

Sebab, Pemkab Bogor saat ini masih menggenjot dan mengejar skala prioritas terkait pendidikan dan kesehatan. “Kalau ke swasta kami lebih mengenalkan konsep melalui kegiatan yang difasilitasi Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) dan Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi),” tukasnya.

Ia berharap, Cibinong dapat terbentuk karakter kotanya yang me mang nyaman untuk ditempati.

Selain itu, masyarakat juga da pat menjaga dan semakin menum buhkan rasa memiliki. “Minimal Kota Cibinong ini harus dicintai oleh warganya. Padahal merekalah yang harus- nya memulai mencitai kotanya bersama-sama dengan kita untuk membangun,” pungkasnya.(rp2/c)