Beranda Metropolis Revisi DIPA Cukup Tiga Menit

Revisi DIPA Cukup Tiga Menit

MOBIL KELILING: Proses revisi daftar isian pelaksanaan anggaran (DIPA) ataupun petunjuk operasional kegiatan (POK) kini bisa dilakukan secara mobile.

BOGOR–-Kini, satuan kerja (satker) yang ingin merevisi daftar isian pelaksanaan anggaran (DIPA) ataupun petunjuk operasional kegiatan (POK) tak perlu jauh-jauh ke Bandung. Pasalnya, Ditjen Perbendaharaan Kanwil Provinsi Jawa Barat memiliki terobosan anyar, berupa unit revisi cepat (URC) yang bisa dijumpai di berbagai daerah.

Seperti yang dilakukan di halaman Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Bogor, Jalan Juanda, kemarin (18/7). URC yang terdiri atas satu unit mobil dan booth tersebut disediakan bukan hanya untuk revisi, melainkan juga bisa digunakan para satker untuk melakukan konsultasi. “Pelayanannya tidak terkait dengan revisi, konsultasi juga banyak, konsultasi pelaksanaan anggaran, konsultasi laporan keuangan, dan sebagainya,” jelas Kabid Pelaksanaan Anggaran 1 Kanwil Dirjen Perbendaharaan Jawa Barat, Rizky Tavianto Karipany.

Terpenting, menurutnya, program tersebut dapat meminimalisasi pengeluaran dan lebih efisien. Sebab, berdasarkan peraturan menteri keuangan, sedikitnya setiap satker diwajibkan melakukan revisi minimal sepuluh kali dalam setahun. “Enam kali untuk revisi POK, empat kali untuk revisi yang sifatnya halaman tiga DIPA. Kalau mereka bolak-balik Kanwil Bandung, bisa dibayangkan,” terangnya.

Rizky mengatakan bahwa inovasi tersebut sengaja dibuat untuk memudahkan para satker di lingkungan Provinsi Jawa Barat. Sedikitnya, ada sebanyak 1.353 satker di lingkungan Provinsi Jawa Barat. “Di mobil ini, sekarang mereka sudah bisa dilayani dalam waktu tiga atau empat menit mendapat notifikasi, bahwa proses revisi mereka sudah terpenuhi,” kata Rizky.

Sementara itu, Kepala KPPN Bogor, Fanny Fariyanto mendukung penuh apa yang dilakukan Kanwil Jabar. Termasuk URC, yang menurutnya sebagai salah satu terobosan yang membuat proses revisi berjalan lebih cepat dan efisien. “Apapun inovasi yang mau diterapkan oleh Kanwil, kami selaku instansi vertikal harus mendukung, termasuk layanan unit revisi cepat,” tandasnya.(rp1/c)