Beranda Bogor Raya Tuntut Sistem Kerja Lebih Manusiawi

Tuntut Sistem Kerja Lebih Manusiawi

TUNTUT HAK: Ratusan karyawan PT Tradewind Indonesia di Desa Karanggan, Kecamatan Gunungputri, melakukan aksi unjuk rasa menuntut sistem kerja yang lebih manusiawi, kemarin.

CITEUREUP–Minimnya pengawasan tenaga kerja di Kabu­paten Bogor, membuat para pekerja terkesan diperbudak pihak perusahaan. Sistem kerja yang dianggap tidak manusiawi akhirnya menuai protes.

Kemarin (12/7) ratusan karyawan PT Tradewind Indonesia di Desa Karanggan, Kecamatan Gunungputri, berunjuk rasa mengkritisi aturan pabrik garmen tersebut yang dianggap tidak manusiawi.

Salah seorang demonstran, Junaidi menerangkan, para pekerja umumnya mulai ber-aktivitas sejak pukul 07.00 hingga 00.00. Sehingga, sistem kerja seperti itu sangat mencelakai para karyawan.

wisuda unpak bogor

“Dengan gaji seadanya, kami dituntut kerja luar biasa. Tidak adil! Makanya, kami kritisi sistem kerja ini,” tegasnya saat berorasi. Tak hanya itu, bagi karyawan yang terpaksa istirahat sejenak saat jam kerja karena letih, tak jarang mendapat sanksi tegas dari perusahaan berupa skorsing.

“Banyak di antara kami yang diskorsing. Dengan alasan tidak mencapai target produksi. Padahal, kami sangat maksimal dalam bekerja,” ujarnya kepada Radar Bogor kemarin. Selain itu, dalam tuntutannya karyawan juga minta pimpinan perusahaan segera mundur dari jabatannya.

“Kami harap Mr Kim yang punya wewenang mengatur jam kerja diberikan hidayah, sehingga pekerja bisa lebih manusiawi,” terangnya.

Saat akan dikonfirmasi, pihak manajemen PT Tradewind Indonesia tidak bersedia ditemui bahkan terkesan tertutup pada media. “Hari ini bos tidak mau ketemu siapa pun,” ujar sekuriti, Jalal.(azi/c)