Beranda Ekonomi Target Salurkan Dana Rp10 Miliar

Target Salurkan Dana Rp10 Miliar

ANTRE: Warga saat mengantre di kantor Pegadaian Cabang Bogor. Pascalebaran, warga ramai-ramai menggadaikan barang, salah satunya untuk kebutuhan sekolah yang memasuki tahun ajaran baru.OMER RITONGA/RADAR BOGOR

BOGOR–Banyaknya kebutuhan masyarakat pada tahun ajaran baru sekolah berdampak pada Pegadaian. Seperti di Pegadaian Cabang Bogor, Jalan Juanda. Juli ini, ditargetkan dana yang disalurkan meningkat Rp2–3 miliar dari bulan biasanya.

Kepala Pegadaian Cabang Bogor, Moch Barokah mengatakan, Juli merupakan tahun ajaran baru sehingga terjadi peningkatan sama seperti tahun-tahun sebelumnya.
“Ada peningkatan jumlah dana yang disalurkan, tahun ini ditargetkan mencapai Rp8–10 miliar. Sedangkan bulan lain, jumlah transaksi kisaran Rp7–8 miliar,” jelas Barokah kepada Radar Bogor, kemarin (10/7).

Dengan angka tersebut, Pegadaian cabang Bogor optimistis mencapai target. Terlebih pada Ramadan dan Lebaran, masyarakat sudah menghabiskan dana. Hingga memasuki tahun ajaran baru, lebih banyak memanfaatkan harta mereka untuk menutupi kekurangan dana.

universitas pakuan unpak

“Jelang Lebaran kemarin, nasabah banyak yang ambil barangnya. Tap setelah Lebaran, biasanya mereka datang lagi untuk gadaikan barangnya, ditambah mau masuk sekolah,” tuturnya.

Tidak hanya dibandingkan tahun lalu periode sama, dibandingkan April, Mei dan Juni pada Juli ini juga meningkat sekitar 10–15 persen. Pada April dan Mei 2017 lalu, antara transaksi mengambil dan menggadaikan barang, seimbang. Sedangkan pada Juni lalu, mayoritas melakukan transaksi mengambil barang gadaian.

Dari angka tersebut, umumnya barang berupa emas perhiasan yang mayoritas mencaapi 80-85 persen dari total transaksi. Logam mulia juga ada, hanya tidak sebanding dengan emas perhiasan. Disusul kendaraan berupa mobil dan motor, serta bentuk lain seperti cicilan dan pembiayan kredit mikro.

“Untuk barang gudang, tidak banyak. Karena Pegadaian sendiri saat ini sudah membatasi jenis barang gudang yang diterima. Hanya laptop, handphone, kamera DSLR, TV Led dengan produksi 1-2 tahun terakhir,” jelasnya.(mer/pkl1/c)